Three In One



Ilustrasi : Three In One (foto : b2binsights.com)
Bukan shampoo botolan saja yang bisa  mengemas produknya menjadi sebutan three in one. Atau,  ketika setiap pagi, saat kita menuju ke suatu tempat dengan mobil pribadi,  maka dijam-jam tertentu dan jalan tertentu di Jakarta, dikenakan peraturan three in one. 

Maksudnya, dalam satu mobil harus ada tiga penumpang. Kalau melanggar, akan ditilang sama pak Polisi yang matanya sangat liar memantau isi mobil yang melintas dihadapannya, hehehe.......


Penerapan aturan three in one, mungkin ingin terkesan praktis, hemat dan mobil gak menuh-menuhin tempat. Khusus dijalan raya, penerapan sistem ini, salah satunya  supaya mobil pribadi gak menu-menuhin jalan, karena akan menambah kemacetan terutama di jam-jam sibuk.

Nah, istilah three in one atau tiga dalam satu ini, rupanya terjadi juga dalam keluarga, lho. Teman satu kantor saya bercerita tentang kebiasaan yang diterapkan oleh ibunya. Saya menyebutnya dengan aturan “Three In One”.

Teman saya itu namanya Wydia Angga.  Asli wong solo. Ia bercerita, kalau dari kecil ibunya selalu menekankan untuk selalu berbagi atau saling bergantian dalam memakai satu barang dengan dua saudara wanitanya yang lain. Angga,  anak pertama dari tiga bersaudara. Kakak dari Debby dan Rosita.

(searah jarum jam) Wydia, Saya, Rosita &  Debby.

Waktu kecil dulu, jika tiga kakak beradik ini ingin membeli baju dalam waktu yang bersamaan, mereka tak akan bisa membeli baju yang serupa. Sang ibu akan memilihkan baju dengan model dan warna yang harus berbeda untuk  ketiganya. Tujuannya adalah, supaya mereka bisa saling meminjam masing-masing baju-baju itu. Jadi, terkesan, mereka memiliki varian baju yang banyak.

Selain itu, Ibunya berprinsip, yang namanya saudara itu, bukan orang lain. Jadi, apa yang menjadi milikmu adalah milik saudaramu juga, pun sebaliknya. Kecuali kalau ada anak lelaki  diantaranya, ya, ini mah akan beda lagi  ceritanya. Gak mungkin juga baju wanita disamakan dengan baju pria, hehhe...Tapi, kalau emang ada  tiga, empat atau bahkan lima kakak beradik yang semuanya perempuan atau semuamya laki-laki, maka aturan seperti ini akan diterapkan oleh keluarga Wydia.

(searah jarum jam) Rosita, Debby dan Wydia..

Contoh lain, saat hari raya tiba atau ada acara kumpul keluarga. Waktu mereka kecil dulu, biasanya usai acara, tiga saudara ini akan dapat angpau yang banyak dari keluarga atau saudara dari orang tuanya. (om/tante). Nah, kalau sudah begitu, maka uang yang dipegang oleh Wydia, Deby dan Rosita, akan  dikumpulkan untuk membeli satu barang yang bisa dipakai bersama-sama. Sepeda, misalnya. Barang ini tentu bisa dipakai secara bergantian, toh? Jadi, gak harus masing-masing anak dibelikan satu sepeda demi menyenangkan si buah hati. 

Orang tua-orang tua yang lain, mungkin  akan membelikan sepeda untuk masing–masing anaknya. Alasannya sih,  supaya anak-anaknya  bisa bermain sepeda secara bersamaan. Atau, supaya gak ada anak yang ngambek.  Tapi, ini tidak berlaku pada keluarga Wydia.

Ibunya teman saya ini, benar-benar menerapkan disiplin dalam kebersamaan pemakaian barang untuk anak-anaknya.
Bukan karena pelit, tapi memang tuk mengurangi yang namanya kemubaziran atau boros. Kebetulan, umur dan badan mereka juga tak berjauhan ukurannya, hehehe. 

Saya pernah bertanya pada Wydia, ketika kamu kecil dulu, apa gak ngambek kalau baju kamu dipakai oleh adikmu?  Atau saat dibeliin mainan, tapi kok ya cuma satu macam doang, sementara ada tiga orang yang harus bermain. Wydia, menjawab :Tidak! Mereka tak pernah iri, kesal dan sebagainya. Justru kebiasaan yang diajarkan oleh ibu mereka, masih diterapkan sampai sekarang.

Siapa yang  memakai baju siapa, gak harus mesti ngomong dulu. Gak ada istilah komplain, apalagi marah. Jadi, siapa yang membeli baju baru, maka harus siap-siap kalau baju tersebut akan menjadi hak milik bersama. Jika Wydia yang beli baju baru, bisa jadi, orang yang pertama kali memakai baju baru itu, justru adalah Rosita atau Debby.

Mereka nyelfie bertiga....:)

Sebuah penerapan sistem yang baik ya. Selain hemat, kebersamaan antar saudara kandung pun lebih terpupuk karena keihklasan untuk saling berbagi.

Bukan apa-apa, hare gene, biasanya masing-masing kakak beradik justru pengennya eksis sendiri-sendiri. Atau merasa menjadi pemilik tunggal barang yang ia beli. 

Barang gue, ya barang gue.

Barang elu ?  Ya... bolehlah gue pinjem kalau butuh, hahaha....

Seru juga, jika punya anak usia sebaya, orang tua menerapkan sitem three in one seperti ini. Atau kalau anaknya lebih banyak lagi, mungkin sistemnya bisa berubah menjadi  four in one, atau five in one, hehehe.

Tapi, tak  semua orang tua mampu menjalankannya. Tak mudah untuk menanamkan benih kebersamaan untuk anak sejak dini. Banyak orang tua yang selalu ingin memanjakan anaknya hingga selalu menuruti kemauan sang buah hati. Padahal, jika satu barang dipakai bersama-sama, secara tak langsung sudah mengajarkan anak untuk berbagi dan saling mengasihi..:)

Cerita Wydia, bikin aura positif dalam hidup saya. Tsaah... 

Tapi, emang lo, mereka bertiga ini terlihat sekali saling perhatian dan menyayangi. Nah, foto di bawah ini, salah satu yang menceritakan tentang keakraban mereka. Wydia dan Debby membuat foto selamat ulang tahun kepada si bontot, Rosita, beberapa bulan lalu. Saat itu, Debby kebetulan sedang berada di Jakarta, menginap di rumah kos Wydia untuk suatu keperluan. Wydia, saat ini kerja dan tinggal di Jakarta, satu kantor dengan saya. Sedangkan, Rosita berada di Yogyakarta, berkuliah di sana. Meski jauh, tak ada halangan untuk mengucapkan selamat ulang tahun dengan cara kreatif, hehehe.. 

Dengan kekompakan seperti ini, gak heran deh, kalau mereka gak sungkan saling berbagi dalam segala hal, sejak kecil.  Saluteee!

Wydia dan Angga, di Ultah Rosita.

Foto : Ngambil di FB nya Wydia dan Debby.. :)

61 comments :

  1. Three in One ini menarik juga untuk diadopsi dan diterapkan pada hal hal tertentu. Keren mba, dan saya rasa ini terobosan yang bagus juga. Dalam hal tertentu bisa diterapkan pola THREE IN ONE ini. Dalam pandangan saya sih khusus untuk ITEM atau Barang TERTENTU bisa dan layak untuk dipakai bersama, namun ada juga ITEM atau HAL HAL tertentu yang sebaiknya diHINDARI untuk dipakai bersama sama. Misalnya Sikat Gigi, Karena menyangkut faktor kesehatan dan HIGIENITAS nya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup, betul kang...kalo sikat gigi, handuk dan pakaian dalem, mungkin itu dihindari ya untuk jadi three in one, jgn kebablasan juga...hehehe..

      Delete
  2. Kayaknya sepedaku nggak berlaku untuk itu :-D :-D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihihih, kalo kamu, sepeda kudu wajib punya buat diri sendiri ya, hehehe

      Delete
    2. Ntar aku kasih boncengan biar bisa bonceng :-D

      Delete
  3. keren ya nih saudara...akurnya dan kompaknya itu loh....dan ibunya juga kreatif banget...ngajarin mereka sampei mereka bisa sekompak ini ampe sekarang....

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, disiplin dan kebersamaan itu emang hrs dipupuk sejak kecil ya mbak..;)

      Delete
    2. Eaaa ada mba Dwi Puspita di sini ya?
      Hiehiehieie duh jadi jadi Grogi deh eke xixixixiixie

      Delete
  4. Eh btw sistem ini kok keren yaa?
    Besok pas gue berkeluarga cobain ah.. :))
    Haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. silahkan dicoba nih buat ntar berkeluarga, jgn lupa ngundang daku ya kalo mo nikah, hehehe

      Delete
  5. kompak banget deh, bisa untuk baju tapi tidak untuk Smartphone kan? huehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehhe, iya, kalo smartphone, mesti sendiri-sendiri, rempong kalo barengan, ntar sms mesra sama pacar, bakal ketahuan satu sama lain, hihihi

      Delete
  6. ide yg bagus,agar harmonis hub antara kaka adik,skrng bnyak aku lihat kaka adik gak nerapin three in one.
    kan enak kalo punya adik/kaka,baju kalo sudah gak cocok bisa disuruh pake.
    ntar kalo sudah punya anak bisa nih diterapin :D hohoho

    ReplyDelete
    Replies
    1. hohoho, silahkan lho diterapin mas Adri, hehehe

      Delete
  7. Tree in one wah wah keren banget nih mbak, kelak bisa diterapin nih :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup, aturan keren, banyak manfaatnya, tak hanya hemat materi, tapi memupuk persaudaraan ..;)

      Delete
  8. Replies
    1. Lah, kan yang lagi dibahas soal si kakak adik trio kwek kwek itu, hehehe,,kalau banyakan foto aku, ntar dikira aku kakaknya si trio kwek kwek, hehehe

      Delete
  9. Hehe... sebuah sistem yang baik, selain hemat, masing-masing bisa keren karena bisa punya varian yang banyak, juga kebersamaan :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas, tapi ini diperlukan ketegasan orang tua agar bisa menumbuhkan pengertian dari masing-masing anak..;)

      Delete
  10. mungkin tujuannya agar tidak terlalu macet, jadi kalo mobil penumpangnya cuman 1 atau 2 orang ditilang ya?tapi kok saya bawa motor boncengan bertiga malah ditilang ya mba?padahal kan ngirit biar ga macet juga :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, kalo three in one di Jakarta, bawa orang di mobil pribadi kurang dari 3, bakal ditilang, makanya muncul banyak joki.
      ]
      Btw, wew, kalo boncengan bertiga di motor mah, emang gak boleh, hehehe

      Delete
    2. kan biar ga macet mba, yang pentingnya kan harus hati-hati dalam berkendara meskipun bonceng 3.hehe

      Delete
  11. selain irit juga bisa mengajarkan kebersamaan ya. Maaf baru bisa bw lagi

    ReplyDelete
    Replies
    1. yoi mak..
      Walah..mak Lidya, kok pake minta maaf sih...hehhe

      Delete
  12. Tentang sepeda menarik tuh, kenapa ngga beli sepeda gandeng yang bisa dinaikin orang tiga?? Hehehehe :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah, iya..lebih seru tuh kalau sepeda gandeng...lebih cucok dan lebih akrab, hehehe

      Delete
  13. apalagi aku 3 besaudara cewek smua, urusan fesyen pasti turun temurun mb eka :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah, 3 bersaudara juga ya Gusty...asik dong turun temurun.. :)

      Delete
  14. pas dulu dikantor lama punya geng namanya sintiang, karena anak2nya emank agak miring hahaha, kalau ketemuan pasti hal2 unik terjadi dan ngga terjadi satu dua kali, tapi setiap ketemu pasti kejadian lucu terjadi :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ouw..geng Sintiangnya pada three in one juga gak..?hehehe

      Delete
  15. " Barang gue, ya barang gue.
    Barang elu ? Ya... bolehlah gue pinjem kalau butuh, hahaha...."

    ajegileeee
    jadi ingat pribahasa temen waktu anniversary setahun pernikahannya
    kata teman saya yang cewek:
    "duit suami ya duit keluarga, berarti duit gw juga
    tapi kalo duit gw, ya duit gw to"

    saya dengarnya sampe sekarang masih ga mudeng tuh mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehhehe, gak mudeng apa gak mudeng..? Sering juga aku dengar ungkapan itu...Tapi itulah cewek...#eh...wkwkwkw..

      Delete
  16. wah seru y mbak punya sohib" yang kecee mantap euy....

    ReplyDelete
    Replies
    1. yoi bro.... sohib yg ngajarin three in one...;)

      Delete
  17. Bukan three in one mba, tpi three in wow :D

    ReplyDelete
  18. mba eka waktu kecilnya cantik sekarang udah besarnya masih cantik juga heheheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. eh, kapan Ipah lihat foto diriku kala kecil...? hehehe

      Delete
  19. Ini three in one pesaing 3 idiot hahaha:D Pada seru2 dan konyol.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jangan ah disaingin atau disandingkan dgn 3 idiot..soale 3 saudara ini smart semua lho..:) hehehe

      Delete
  20. Salut dg mamahnya Wydia. Anakku cewek semua tapi maunya milik sendiri2 & aku juga nggak mau pusing. Setelah baca ini jadi terinspirasi soal kebersamaan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, baru tau kau kalau anak Mak Lusi cewek semua... Umurnya berdekatan gak..?hehehe... Makasih mak..

      Delete
  21. Anakku ada dua laki2, beda umurnya gk terlalu jauh. Aku gk disiplin2 amat si nerapin aturan berbagi, tp Alhamdulillah mereka gk pelit berbagi mainan, baju, jg makanan. Hihi.. Two in one deh...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulliah kalo anaknya gak pelit berbagi ya Mbak...emang kudu diajarin kebersamaan dari kecil.. :)

      Delete
  22. Three in One siap ngalahin trio wek-wek sama tri macan :D

    ReplyDelete
  23. dikeluarga aku sih gak ada yang pinjam pinjam pakaian, tapi kalau pinjam pinjam yang lain sering, hahah

    ReplyDelete
    Replies
    1. apa tuh pinjam- pinjam yang lain..? hehehhe

      Delete
  24. wah ... kalo besarnya sama sih enak Mbak... bajunya seukuran...hehe
    kalau my DOA biasanya pakai baju turun temurun, hihihi, karena ukuran badan mereka beda.
    ajaibnya..si adik seneenng banget kalau dikasih baju bekas kakaknya...
    ini hampir sama ya dengan 3in1 di atas, cuma dengan penerapan yg berbeda :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. oh iya, anak mak Ninik 3 juga ya, laki laki semua ya..jadi bajunya bisa turun temurun.. Tapi, kalau mereka dah gede, pasti badannya gak berjauhan, bisa juga tuh diterapkan three in one, hehehhe

      Delete
  25. Keren banget sistem yang diberlakukan keluarganya. Aku jadi pengen niru. Selain untuk meningkatkan persaudaraan dan menghindarkan dari hal mubazir, ini dampaknya gede juga dalam penghematan! Hahay :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yoi....boleh banget tuh ditiru...
      Dan...hemat-hemat..hemat..prinsip emak2 bingit ya kita ..hehehe

      Delete
  26. konsep yang oke bangeeet ..jadi akrab selalu dan hemaat :)

    ReplyDelete

Hai teman-teman...

Silahkan tinggalkan komentar yang baik dan membangun ya....Karena yang baik itu, enak dibaca dan meresap dihati. Okeh..?