Hidup Sehat Bersama (Menghindari) Diabetes



"Diabetes itu bukan penyakit, tapi gejala yang timbul karena kadar gula darah yang tinggi, yang berasal dari makanan. 

So, kalau makanan yang masuk ke dalam tubuh kita bisa diatur, maka gejala diabetes bisa dikurangi "
_dr.Ida Gunawan Ms.Sp.Gk

Itulah kalimat pembuka yang dilontarkan oleh dr.Ida Gunawan Ms.Sp.Gk, ketika membuka acara diskusi tentang bagaimana pola makan sehat tuk penderita diabetes, serta menjaga gaya hidup sehat agar terhindar dari kadar gula yang tinggi, di Bumbu Desa, Kelapa Gading, Sabtu, 7 Juni 2014.
Suasana talkshow

Acara yang diadakan oleh cemilan sehat Soyjoy ini, dihadiri sekitar 30 orang. Ada perwakilan dari tenaga medis yang bekerja di puskesmas, juga masyarakat umum. Beberapa diantaranya, ada yang terkena diabetes.

Nah, seperti apa sih pola makan sehat/seimbang tuk penderita diabetes agar gula darah terkontrol..? Ternyata banyak  renteten dan aturannya, lo.. 

Tapi,  sebelumnya, dr.Ida menjelaskan dulu gejala-gejala kalau orang terkena gula darah tinggi itu seperti apa sih cirinya..? 

Gejala diabetes
  • Buang air kecil berlebihan, terutama pada waktu malam hari. Bisa 5 x buang air kecil saat tengah malam atau sedang tidur.
  • Sering lapar dan gemetar
  • Makan yang berlebihan
  • Minum berlebihan
  • Kurus atau berat badan berkurang drastis

Factor Resiko:
  • Obesitas. Orang gemuk bersiko diabetes lebih tinggi, terutama yang beratnya diatas 100kg 
  • Usia. Semakin tua semakin rentan kena diabetes, terutama dimulai ketika menginjak umur 45 tahun. So, diusia ini, meskipun kadar gula darah bagus, tetap harus rutin di cek
  • Makanan. Hindari makaan/minuman yang mengandung gula. Seperti es, teh manis, soft drink, kopi sachet, jus buah yang diberi gula, dsb
  • Faktor keturunan, Karena ada keterikatan darah. Tetapi, bukan bearti jika kita punya orang tua yang diabetes, otomatis kita juga akan terserang diabetes, ya belum tentu. Faktor gaya hiduplah pencetusnya. 
  • Jarang bergerak , misalnya kebanyakan duduk. 
  • Stress. Stress disini adalah stres metabolic, bukan karena stres diputusin pacar. Stres metabolic disini misalnya, stres karena flu atau batuk yang berkepanjangan yang membuat badan kita mengeluarkan hormon stress.
  • Pernah melahirkan anak yang beratnya diatas 4 kg. Nah, lo…
Setiap tahun, di dunia ini di diagnosis muncul 2 milliar kasus baru dalah hal diabetes. Tahun 2010, Indonesia masuk peringkat nomor 10. Ditahun 2014 naik menjadi nomer 7.

Diabetes itu mahal, lo.

Kenapa mahal..? Karena diabetes bisa sebabkan :
  • Komplikasi gagal ginjal, yang ujung-ujungnya pasien akan cuci darah. Nah, biaya tuk sekali cuci darah itu tidaklah murah.
  • Bisa sebabkan stroke
  • Kebutaan pada usia produktif. Diabetes ini menyerang retina. Nah, kalau sudah mengenai retina, ya sudah gak bisa diapa-apakan lagi.
  • Diabetes itu sebabkan darah tinggi dan kolesterol.
Karena penyakit yang disebabkan oleh dampak-dampak diabetes tadi, maka bisa menghabiskan sekitar 6-12 % dari seluruh biaya kesehatan negara, lo.

Contoh dampak diabetes
Untuk pemilihan makanan, menurut dr.Ida, semua makanan boleh saja, jadi tidak ada perbedaan makanan untuk orang yang diabetes atau tidak. Cuma, ya itu tadi, kalau sudah mengidap diabetes, porsi makanannya dan makanan yang mengandung gula harus dikurangi.

Misalnya, dari segi karbohidrat, yang terdiri dari nasi, mi dan kentang. Nah, tuk penderita diabetes dianjurkan mengkonsumsi karbohidrat komplek, seperti beras , sereal, gandum dan kentang. Sementara kalau karbohidrat simplek, terdiri dari gula, madu, dlll, tidak dianjurkan. 
 
Untuk pemilihan beras, penderita diabetas dianjurkan tuk mengkonsumsi jenis beras putih yang warnanya butek dan bulat. Kenapa harus yang butek..? Karena makin putih warna beras, makin tinggi gulanya. Selain itu, jangan lupa tambahkan sayur dan buah yang banyak, supaya bisa nenurunkan index gula.
Oh ya, dr.Ida juga mengingatkan, kalau memasak nasi atau sayur jangan terlalu hancur atau lembek. 

Karena, semakin hancur/ lembek makanan, maka gulanya semakin tinggi, lo. Jadi, kalau kita bandingkan antara bubur ayam dan nasi putih biasa, ya jelas tinggian kadar gula pada bubur ayam. So, jangan heran, kalau ada orang atau keluarga yang baru masuk rumah sakit (dengan ragam penyakit) biasanya diberikan menu bubur ayam oleh rumah sakitnya. Ya, tentu ini dimaksudkan untuk menaikkan kadar gula darah dalam tubuh pasien. 
 
Nah, tuk penderita diabetes, dianjurkan makan nasi yang semakin perak (kering) semakin baik” kata dr.Ida bersemangat.

dr.Ida Gunawan Ms.Sp.Gk
Ehm, terkait dengan urusan nasi-nasian ini, dokter senior ini melemparkan pertanyaan kepada kami. 
 
Antara nasi goreng dan nasi putih, mana yang kadar gulanya tinggi..?”

Banyak peserta yang menjawab, ya nasi goreng dong, karena, kan dicampur kecap manis dan sebagainya. Ouw ternyata, menurut dr.Ida, nasi putihlah yang lebih tinggi kadar gulanya. Kenapa begitu..? 
 
Rupanya dengan penambahan minyak pada nasi goreng, akan menurunkan kadar gula pada nasi. Bukan hanya pada nasi goreng saja, tapi untuk semua makanan yang diolah dengan cara digoreng, akan mengalami hal serupa. Meski begitu, penggunaan minyak tetap harus dibatasi.

Nah, tabel dibawah ini adalah  jenis minyak, berikut kadar lemaknya. 



Ehm... bagaimana dengan MSG dan garam? Aha, rupanya dua hal ini adalah saudara kandung, sodara-sodara. Jadi, konsumsi garam harus dibatasi 1 sendok teh/hari. Sementara tuk orang yang mengalami hipertensi, harus dibatasi dua-duanya.


Vitamin dan mineral

Sumber utama dari vitamin dan mineral adalah dari sayur dan buah.
Tuk penderita diabetes, kalau bisa mengkonsumsi buah yang mengandung air dan tidak terlalu manis. Dianjurkan 5-6 porsi /hari

Jadi, setiap makan, kita harus melahap 1 porsi sayur, 1 porsi buah. Sementara kalau tuk perokok, porsinya menjadi 2 kali lipat. 
 
Tapi...buah, kan manis Bu dokter....??

Tenang....kalau memakan buah saja, tidak akan sebabkan diabetes, tapi, kalau ditambah nasi, plus makanan lain yang mengandung gula, nah itu dia yang bisa timbulkan diabetes, hehehe....

Gula itu, hanya cocok dipakai tuk bumbu masakan saja. Seperti sebagai tambahan pada gado-gado atau masakan sayur asam. Tidak disarankan untuk jus, teh dan kopi.

Nah, dibawah ini, ada beberapa contoh buah yang mengandung gula rendah.
Buah yang dicontreng yang gulanya rendah

Sayur
  • Sayur golongan A : tomat, timun, jamur, lobak, labu siam. Nah, sayur golongan ini, seratnya ada, tapi indeknya gulanya paling rendah
  • Sayur golongan B: Bayam, kangkung, kol, wortel, terong, brokoli , dianjurkan 1 hari sekali
  • Sayur Golongan C : Daun singkong, daun papaya dan meninjo. Seratnya paling banyak, tapi bisa sebabkan asam urat.

Ehm…ngomongin soal sayur, kita tak cuma punya sayur yang berwarna hijau ya, tapi juga berwarna orange, ungu, merah kuning dan sebagainya. Nah, sayur berwarna seperti terong ungu, misalnya, itu bagus lo, karena mengandung antioksidan. Jadi, kalau kita mengkonsumsi terong, ya harus dimakan beserta kulitnya juga.

Selain terong yang punya anti oksidan, tomat, kata dr.Ida, juga sayur yang baik dan direkomendasikan tuk penderita diabetes, lo. Nah, tomat yang bagus adalah yang sudah dimasak karena daya tangkalnya terhadap kanker 10 kali lebih tinggi dari vit E dan 20 kali lebih tinggi dari vit A. Warna tomat yang semakin merah, itu artinya semakin bagus. 
 
Caranya ? 
 
Kukus tomat selama 5 menit, trus diblender, setelah itu disaring. Tambahkan olive oil 1 sd teh. Terus diminum. 
 
Selain tuk diabetes,” adonan” tomat ini juga bisa mencegah rambut rontok dan jerawat. Nah, karena rasanya yang pasti anyir bin aneh, dr.Ida membolehkan jika ingin ditambah sirup atau gula pemanis/madu. Tapi, ini kalau anda tidak punya diabetes ya. Kalau menderita diabetes, ya, beneran cuma dianjurkan minum jus tomatnya doang, tanpa gula, hehehe….



Protein

Kita semua, dianjurkan mengkonsumsi protein sebanyak 15-20 persen dari kalori total. Misalnya, protein dari hewani berupa : daging tanpa lemak, ikan, dan telur. 
Nabati : kacang-kacangan, tahu tempe, kedelai, kacang tanah, dll.

Ada peserta yang bertanya, bukankan kacang-kacangan mengandung kolesterol?
Ida menegaskan, semua kacang atau tumbuhan tidak ada yang mengandung kolesterol. Kolesterol hanya ada pada hewan. Nah, lantas kenapa ada dokter yang menyarankan pasiennya agar tidak memakan kacang-kacangan, karena katanya kacang kandungan kolesterolnya tinggi....?

Nah, dr.Ida meluruskan....

Itu sebabnya karena kebanyakan kacang banyak yang menggunakan minyak dalam pengolahannya. Minyak jenuh /jahat inilah yang akan diubah oleh tubuh menjadi kolesterol, walaupun minyak tersebut berasal dari tumbuh-tumbuhan.

Tapi, kolesterol juga diperlukan oleh tubuh, lo. Salah satunya untuk meningakatkan hormon seks dan membentuk darah empedu.


Glikemik Indeks (GI)

Solusi lain yang harus mendapatkan perhatian dari penderita diabetes adalah ; Cari makanan yang rendah Glikemik Indeks (GI).

Low GI dibawah 55,

 Medium GI kisaran 55-59  

 High GI diatas 71.
Glikemik Indeks (GI) merupakan tingkatan pangan dalam skala 0 – 100 yang menunjukkan seberapa cepat suatu bahan pangan meningkatkan kadar gula darah. Makanan yang memiliki nilai GI tinggi akan menaikkan kadar gula darah dengan cepat, sebaliknya makanan dengan nilai GI rendah akan menaikkan kadar gula darah secara perlahan.
Karbohidrat yang dicerna secara perlahan, akan melepaskan glukosa secara bertahap ke dalam aliran darah, sehingga dikatakan memiliki Glikemik Indeks yang rendah.
Makanan Low GI dapat icerna secara perlahan oleh lambung, membantu menjaga kestabilan kadar gula darah, memperbaiki resistensi Insulin pada penderita Diabetes dan memberikan rasa kenyang lebih lama → membantu menjaga berat badan.
Salah satu makanan yang rendah GI adalah kedelai.

Semakin rendah angkanya, semakin baik tuk dikonsumsi, karena GI nya rendah..


Keunggulan kedelai :
  • Sumber protein rendah lemak
  • Kaya vitamin B, asam amino, sapoin yang bisa menurunkan kolesterol
  • Mengandung zat Fitoestrogen, yang bisa cegah kanker, menopause dan osteoporosis.
Nah, karena kedelai juga, makanya orang China, tingkat kasus kanker payudaranya rendah, karena makanan yang dikonsumsi kebanyakan tahu dan susu kacang kedelai. 
 
Yang dihindari agar diabetes tidak bertambah parah:

- Jangan injak kerikil
Pernah dengar ada orang yang bilang, kalau pagi-pagi saat sedang olahraga atau jogging ditaman, injaklah bebatuan kecil, layaknya refleksi tuk telapak kaki. 
 
Nah, kalau anda diabetes, kata dr.Ida, jangan lakukan itu..!! 
 
Kenapa? Nah, kalau orang normal, jika tergores atau luka, maka akan merasakan perih. Sedangkan, kalau orang yang menderita diabetes, jika kakinya luka karena tergores kerikil, kulitnya tidak akan terasa. Nah, itulah yang ditakutkan, karena tidak terasa, maka lukanya akan semakin lebar dan parah, yang ujung-ujungnya sulit disembuhkan. 
 
-Pakailah sandal didalam rumah, untuk menghindari kaki tertusuk pasir atau beling yang ada didalam rumah. 
 
-Pakailah obat yang diberikan oleh dokter, jangan pakai dokter sendiri. Maksudnya, jangan percaya pada apa yang dikatakan oleh orang yang bukan ahli dibidangnya. Contoh, jangan menggunakan undur-undur. 
 
"Diabetes..... diderita sekali seumur hidup. 

Tapi, kalau sudah terkena diabetes, tidak akan pernah sembuh" _dr.Ida Gunawan Ms.Sp.Gk 

Nah, kalau kita sudah memperhatikan semua faktor makanan yang dianjurkan tuk penderita dibetas, maka pilar-pilar selanjutnya adalah rutin cek kadar gula darah dan diet, agar berat badan seimbang.

Diet, adalah satu cara tuk menghindari peningkatan kadar gula. Tuk yakinkan apakah kita terkena dibetes atau tidak, semuanya harus dilakukan pemeriksaan gula darah.

Dibawah ini  adalah tabel menu diet tuk kita konsumsi sehari 6 kali, dengan perincian atau batas kalori seperti yang tertera dibawah ini 



Selain dari faktor menjaga pola makan yang seimbang/diet, serta rutin kontrol darah, yang juga harus kita jalankan agar bisa hidup sehat bersama (menghindari) diabetes adalah 
  • Edukasi atau cari pengetahuan yang sebanyak-banyaknya tentang diabetes.
  • Hindari stres
  • Aktifitas dan olah raga 30 menit setiap hari, wajib!
    Hayo-hayo... olahraga itu bukan hanya buat kesehatan saja, tapi juga menjaga agar berat badan kita tidak naik, supaya bisa menghindari resiko diabetes.

Ini dia 5 langkah  tuk  Hidup Sehat Bersama (Menghindari) Diabetes

Ditengah penjelasan sang dokter, banyak juga peserta yang interupsi alias mengajukan pertanyaan. Salah satunya, ada yang penasaran dengan istilah : diabetes basah atau diabetes kering. “Itu maksudnya apa dok?”, begitu tanya salah satu peserta.

Menurut dr. Ida, tak ada dua istilah itu. Hanya saja, masyarakat sering mengartikan/menganggap kalau diabetes basah itu, lukanya sukar sembuh dan basah, disebabkan gula yang terlalu tinggi. Sedangkan diabetes kering, lukanya cepat sembuh, karena gula yang terkontrol.
Tapi, tidak ada istilah diabetes basah dan kering”, kata dr.Ida mempertegas. 

Contoh lukatelapak kaki pada penderita diabets

Eh, diabetes juga ada tingkatannya, lo...

Diabetes 1: Bisa terjadi pada anak-anak, karena factor keturunan. Biasanya ketika lahir, langsung terkena. Diabetes ini bisa diobati dengan insulin.
Diabetas II : Terjadi pada usia 20 tahuanan karena gaya hidup yang tidak seimbang
Diabetes  III : Biasanya terjadi karena kondisi stress

Di acara Diabetes sehat, bersama Reni &Rahma


SOYJOY, Sahabat Diabetes

Nah, untuk anda yang terkena diabetes, dan ingin mencari makanan yang kadar Glikemik Indeks GI rendah, Soyjoy, mengandung GI kisaran 24 sampai 28 saja, lo. 

Soyjoy adalah cemilan bernutrisi terbuat dari tepung kedelai utuh dan buah asli yang dikeringkan sehingga mengandung nutrisi penting seperti protein, serat, vitamin , minera dan seluruh kebaikan kedelai. 

Kedelai, merupakan sumber protein yang berkualitas tinggi dibandingkan sumber makanan lainnya, bahkan jika dibandingkan sumber protein hewani seperti yang terdapat dalam daging sapi. Hal ini dikarenakan kedelai mengandung asam amino esensial lengkap yang mengandung serat, isoflavon, serta asam lemak tak jenuh tunggal dan ganda.
Kedelai, dengan kandungan nutrisi pentingnya, secara nyata mampu membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan pada manusia. Dan SOYJOY, yang mengandung semua manfaat kedelai, hadir sebagai solusi hidup sehat dalam kemasan praktis. 
Perwakilan Soyjoy, jelaskan manfaat GI rendah yang dimiliki cemilan ini.
Soyjoy, tidak hanya menyehatkan karena nutrisinya saja tapi cara pengolahan yang unik yaitu melalui proses oven bake untuk mempertahankan rasa dan kandungan nutrisi secara alami. Cara pengolahan oven bake dengan suhu tinggi ini yang menyebabkan Soyjoy tahan disimpan selama 8 – 10 bulan tanpa pengawet dan dasar kuenya terlihat lebih gelap.
Perpaduan rasa yang unik dari kedelai dan buah dalam SOYJOY tersedia dalam 5 varian rasa yaitu Hawthorn Berry, Raisin Peanut, Apple, Mango Coconut dan Strawberry.
Setiap peserta diberikan kesempatan tuk mencicipi sample soyjoy. Ehm.. seperti bolu ya. Kenyal, rasa manisnya tetap ada, tapi mengenyangkan.
Beberapa produk soyjoy juga dihadirkan dipintu ruang masuk acara...

Undangan sedang bertanya seputar Soyjoy
Oh ya, sebelum acara ini dimulai, Soyjoy menyediakan layanan cek darah gratis. Saya juga tak ketinggalan dong memeriksakan darah, siapa tau tinggi kadar gulanya, karena saya hobi makan dan minum yang manis-manis, plus ada keturunan diabetes pula. Tapi, setelah diperiksa, Alhamdullilah hasilnya 109, menurut Mbak yang memeriksanya, ini normal. Yes! Kalau gak normal, bisa melampaui 140 keatas. Wow..! 
Bapak ini juga periksa kadar gula darah, lo.
Sekitar 3 jam kami bertalkshow ria bersama dr.Ida, sahabat soyjoy dan tim soyjoy, selain banyak pengetahuan baru, beberapa peserta juga mendapatkan door prize dan makan siang yang lezat tentunya. Ya gimana gak lezat, kalau lauk pauknya saja racikan resto Bumbu Desa dengan khas masakan desanya yang maknyus..
Makasih Soyjoy tuk acaranya yang bermanfaat.
Tulisan oleh-oleh tuk dibawa pulang, hehehe

Oh ya, karena ini acaranya di Bumbu Desa, Kelapa gading, masih pagi  pula, jadi, belum ada pengunjung non undangan yang hadir di resto bernuansa desa ini.  Jadi, saya sempat mengabadikan beberapa suasana yang ada didalamnya, sembari menunggu acara dimulai.



















18 comments :

  1. laporannya komplit banget Mak.....makasih informasinya :)
    salam kenal ya Mak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama mak Ninik..Smg bermanfaat ....salam kenal kembali...

      Delete
  2. Ih.. kok ngeri ya.. semoga tidak sampai ketinggian lah gula darah saya.. Terimakasih sharingnya Mbak.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iay mbak.... asal muasalnya semua penyakit itu kebanyakan bersumber pada makanan. Padahal, yang rasanya manis-manis itu yang enak ya..hehehe.... Makasih...

      Delete
  3. ini buat lomba blog atau review artikel aja mak? susah juga ya kalau udah kena diabetes.. eh tapi nasi goreng lebih enak daripada nasi putih lo hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yoi...aku jg suka nasi goreng mbak....apalagi dipagi hari makanya..lebih nikmat..btw, ini bukan lomba, cuma report aja karena aku ikut acaranya Soyjoy. Toh, informasinya kan bermanfaat, makanya aku tulis/share...hehehe

      Delete
  4. antara kasihan dan ngeri kalau orang udah kenak diabetes. eh tapi penjelasannya disini komplit banget. Thanks buat informasinya, entar kalau butuh balik lagi kesini ah baca2 ulang. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih Pictalogi....boleh saja mau bolak balik ke blog akyu...heheheh...Eh, kirimannya sdh sampai lo hari ini...Tengkyu yah...

      Delete
  5. karna sehat itu mahal. mari kita jaga kesehatan sejak dini dan sejak blum terkena penyakit apapun.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih Muslimah cantik.. Betul.....Semoga kita semua bisa menjaga kesehatan sejak dini ya, sebelum terkena penyakit apapun.

      Delete
  6. Saya merawat ibu yg kena diabetes. Tiap hari suntik insulin. Kadang suka was2 jg takut diri sendiri kena diabetes :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kita sama ya, kalau saya, Bapak yang kena diabetes. Btw, wah, berapa habis uang tiap bulan tuk suntik insulin mbak..? Pasti tak sedikit, ya.

      Semoga berangsur membaik ya mbak ibunya. :)

      Delete
  7. Lengkap sekali ulasannya.Saya juga keturunan diabetes.Sayangnya belum bisa meninggalkan pola makan manis

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mak Nunung..saya juga blm bsia tinggalkan kebiasaan makan manis, padahal kita ada keturunan diabetes ya. Tapi,semoga kita tidak kena ya Mak.. Amin...

      Delete
  8. Wahh... banyak yg dihantem ya, pendapat kita selama ini. Btw Soyjoy kan agak manis juga,Mbak...kenapa boleh ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mbak Mutia, dengan ikut acara ini jadi lebih paham soal mitos atau anggapan salah masyarakat ya.

      Btw, betul soyjoy manis, tapi makanan ini mengandung kadar Glikemik Indeks (GI) rendah, hanya kisaran 24 sampai 28 saja. Nah, kalau kadar GI nya diatas 50, itu sudah tinggi dan gak baik tuk penderita diabetes.

      Makanan yang memiliki nilai GI tinggi akan menaikkan kadar gula darah dengan cepat, sebaliknya makanan dengan nilai GI rendah akan menaikkan kadar gula darah secara perlahan. Ada kok mbak di penjelasanku diatas, mungkin mbak Mutia terlewat ya, hehehe... Makasih mbak..

      Delete
  9. Ini postingan yang sangat bermanfaat. Terapi utama untuk Diabetes adalah pola hidup. Jadi ingat waktu ujian interna dulu mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih mas Bagus..iya aku juga jadi semakin mengenal "pernak-pernik' diabetes...:)

      Delete

Hai teman-teman...

Silahkan tinggalkan komentar yang baik dan membangun ya....Karena yang baik itu, enak dibaca dan meresap dihati. Okeh..?