Menjemput Si Cangkir Cantik di Kedaung


Saya bersama mbak Ifon
Hikmah nulis blog itu ada-ada saja, ya....

Gegara mengulas acara launching dinner set yang diproduksi oleh Kedaung (showroom peralatan rumah tangga, pecah belah, dsb) dan diundang melalui majalah femina sebagai media partner beberapa waktu lalu, eh..akhirnya saya kecipratan produk Kedaung yang kece dan ahay itu. Cihuy...
Iya, selang satu minggu saya mempublish tulisan  terkait acara yang diadakan disalah satu showroom Kedaung group yang ada di Jl. Senopati 71-73, Kebayoran Baru, Jakarta selatan, saya mendapatkan surat cinta dari mbak Ifon. Beliau ini adalah Sales & Marketing Support Kedaung Grup.  

Di email yang dikirimkan kepada saya, wanita cantik ini mengatakan kalau ada gift dari Kedaung tuk saya, karena ulasan saya yang berjudul Menata Meja Makan Dalam Istana Beling”. Ihiiy...., saya senang pake banget membacanya. Padahal, waktu saya publish artikel tentang acara dan suasana yang ada didalam istana pecah belah itu, saya gak men-share atau memberitahukan kepada pihak Kedaung, lo. 

Ya, mungkin mereka gak sengaja searching tentang Kedaung, trus ketemu deh sama tulisan saya, jadi datanglah rezeki itu padaku, hehehe. Dan, pada hari kamis, 27 Maret 2014 tadi, saya menjemput hadiah itu di pusatnya perusahaan yang sudah hadir di Indonesia sejak lebih dari 40 tahun itu,  yang bermarkas .di Radeh Shaleh, No. 20 Jakarta Pusat.
 
Ada satu coffee set cantik berwarna merah kecoklatan buat saya bawa pulang, yang diberikan langsung oleh Mbak Ifon. Pada kotak yang membungkus cangkir mahal ini, tertulis The Symphony Of frogs. Karya Dhaimeller. Apakah design cangkir ini menggambarkan ilustrasi jejak dan keindahan tubuh sang hewan katak? 
 
Uhm....saya mengamatinya... ..

Coffe set dari Kedaung motif "jejak katak"
Yup, pada gambar kotaknya, terlihat bentuk tubuh katak ketika sedang terlentang. Namun, kalau dilihat pada motif cangkirnya, ya gak terlalu kentara sih bentuknya, justru terlihat seperti design batik. Tapi, kurang lebih arsirannya menggambarkan seperti jejak-jejak kaki katak gitu ya, hehehe.... Pokoknya saya suka ngeliatnya. Saya emang doyan dengan cangkir yang warnanya rame dan terang, biar terlihat cerah seperti wajahku, hihihi... 

Memandangi benda yang terbuat dari porselin itu, ya, paling tidak mengobati rasa sedih diri ini gara-gara gagal menyabet satu paket  dinner set terbaru dari Retota, yang diproduksi oleh Kedaung, ketika diadakan lomba menata dinner set  pada acara yang saya hadiri beberapa waktu lalu itu.

Lagi, bareng  Mbak Ifon, hihihi #narsis

Yey, makasih Mbak Ifon dan Kedaung. 
Saya hari itu bisa bawa pulang si cangkir coklat, sebagai jelmaan simphoninya si katak..

Si cangkir katak mejeng di meja tamu. Menunggu tamu datang.

Nah, karena saya sudah bertamu ke Kedaung yang terletak di lantai dasar gedung Graha Tirta, Raden Shaleh ini, maka kurang lengkap rasanya, kalau saya  tak menghadirkan suasana istana beling itu tuk anda di blog ini... 

Check it out...

Pajangan peralatan rumah tangga di Kedaung Raden Shaleh..

Eh, lagi discount lo....yuk melipir....
Semua barang yang tersaji disini, sebenarnya kurang lebih sama dengan apa yang ada di Kedaung Senopati, tempat yang saya sambangi beberapa waktu lalu. Cuma, kalau disini, pencahayaannya lebih terang, karena kacanya yang transparan, jadi sinar matahari dengan bebas bisa masuk menerangi area ini. Kita juga bisa langsung melihat deru debu kendaran yang berlalu lalang dijalan. Sementara kalau Kedaung di Senopati, tempatnya lebih tertutup dan temaram karena penerangannya, sepertinya memang sengaja dibuat rada redup remang, hehehe. Jadi rada romantis gitu kalau masuk kesana.

Saking terang benderangnya suasana di Kedaung Raden Shaleh ini, ketika saya mengambil gambar dari arah tertentupun, selalu kebagian back light atau fokus kamera saya berbenturan dengan cahaya dari luar, jadi gambarnya rada gelap, tapi gak pake gulita, hehehe... Namun, semua itu  saya akali dengan mengutak-atiknya di  menu pereditan foto yang sudah merajalela didunia maya ini.



Selain perlengkapan pecah-belah seperti piring, cangkir, gelas dan temen-temennya, tak ketinggalan jejeran toples beraneka motif dan designpun, melengkapi pajangan yang tersaji disana. Ada yang berbentuk mesjid, ada pula yang motifnya batik. Ih..unik-unik deh.... 

 











 
Toples berbentuk masjid...

Kalau tuk Coffee set dan cecangkir laiinnya...aih..jangan ditanya.....ini mah wajib ada di Kedaung, hehehe... Beragam motif dihadirkan, warnanyapun bervariasi. Coba tengok gambar-gambar dibawah ini.....


Nah, kalau kita beli coffee set yang lengkap beserta tekonya, maka paket tersebut akan kita bawa dengan  koper yang lumayan besar, seperti gambar dibawah ini. Nah, ini mah cocok banget kalau mau ngasih parsel buat calon mertua, asal jangan buat pejabat, gak boleh...ntar ketangkep KPK, lo..... hahahha.....

Paket coffe set cantik ala Kedaung



Piring-piring motif cantik....

Mangkuk buat bubur ayam atau bubur kacang ijo, asyik nih.

Ehm..buat emak-emak dan tante -tante juga remaja putri yang suka menghiasi rumahnya dengan bunga, nah.. disini tersedia juga vas bunga dari kaca. Mau yang penampakkannya tinggi ramping dan tinggi rada bulat, serta tinggi lonjong, ada lo...Ukuran mereka berlomba dengan batang bunga yang menjuntai tinggi keatas, yang menghiasi vas bunga cantik itu


Eits, yang saya suka lagi, pada bagian area vas bunga ini, diatasnya kita dimanjakan dengan hiasan gelas yang bergantungan di langit-langit, yang disatukan dengan tetalian yang berbahan keras. Mendongak keatas, melihat gelas-gelas berkaki itu, seolah-olah mereka memberikan lambaian pada setiap calon pembeli yang melihatnya, seperti yang terlihat pada gambar diatas dan dibawah ini...

Pemandangan indah gelas yang bergelantungan....
Ihiiy.....keren banget memandanginya.....
Kita disuguhkan pemandangan gelas bergelantungan gitu. Tapi, takutnya kalau satu aja lepas tuh tali yang merekatkan gelas-gelas ini satu sama lain, alamat bakal jatuh semua tuh dan pecah. Duh..... emang rawan, ya. Apalagi, mbak Ifon, yang menemani saya selama berada disana, juga mengkuatirkan kalau terjadi gempa, walah...ini juga sensitif, gelas-gelas itu bakal saling bergoyang dan bertabrakan satu sama lain. Tapi, semoga semuanya tak terjadi ...

Numpang mejeng bentar, hihi..
Ada juga rantang dan pepancian













Selain bertabur barang-barang pecah belah...tempat ini juga bertabur pemanis ruangan. Misalnya, dibagian masing-masing atas dinding, dihiasi dengan ornamen-ornamen klasik, sehingga ruangan itu terlihat lebih ramai dan cantik. Ketika masuk kedalamnya, kita disuguhkan jejeran batang pisang plastik, yang diletakkan memakai pot, tepat dibagian atas papan etalase yang memajang barang-barang indah itu. Jadi suasananya serasa di alam ya. Hehehe...

eh, ada batang pisang di menghiasi  ruangan besar ini...


Sementara dinding bagian depan, yang berhadapan dengan batang pisang tadi, ada gambar-gambar besar berwarna hitam putih, klasik, yang memenuhi di dinding bagian atasnya.   

Ada gambar anak kecil sedang bersama teman-temannya menikmati secangkir minuman hangat, juga bapak-bapak pedagang bakso yang hendak menyajikan dagangannya kedalam mangkuk, hingga aktivitas petani diladangpun, melengkapi pajangan gambar-gambar besar itu. Seolah menceritakan kalau semua mahluk, dari anak kecil sampai orang tua, membutuhkan semua peralatan rumah tangga.

Nah, terlihat kan, gambar-gambar hitam putihnya..? Eh, saya lagi ngapain sih, mau minum pake vas bunga ya..?

Oh, ya ditempat ini saya ditemani teman kantor saya, Freny, yang juga sedang bergerilya memantau barang pecah belah Kedaung. Ia tertarik pada coffee set bermotif sederhana dan berwarna netral, buat memanjakan tamu yang datang kerumahnya. Ada beberapa motif yang klik buat dia. Seperti contoh gambar dibawah ini...

Nah, cangkir yang ia pegang ini, motif yang disukanya.... jadi beli gak neng..?
Nah, ini juga sudut pajangan yang banyak diincar ibu-ibu rumah tangga seperti Freny, hehe...
 



Hei...buat yang ingin mencari wadah lilin cantik, celengan dari kaleng, dan pernik pernik hiasan pelengkap rumah tangga lainnya... tersedia juga disini.

Pajangan wadah lilin dan pernak pernik lainnya...
Nah, tuh dia...bertabur barang-barang cantik, ya....

Semua pasti ngiler ngeliatnya.... Ya, meski beberapa showroom Kedaung tak terletak di dekat pusat pasar misalnya, tapi tetep saja barang-barang yang mereka produksi laris manis. Apalagi kalau hari jum'at dan weekend, kata mbak Ifon, wuiih ramenya pengunjung. 

Kalau anda gak tahan lagi pengen mengintip barang-barang indah yang tersaji di tempat ini, tapi...lokasi rumah anda berjauhan dengan kawasan Raden Shaleh,..?  Aha, mungkin rumah anda berada atau dekat dengan kawasan Senopati, Menteng, Kemang dan Gading...? Nah....Kedaung Home, juga hadir disana.

Penasaran dengan sajian Kedaung...? Silahkan melipir keistana beling itu, siapa tau bisa ketemu jodoh dengan barang yang anda inginkan pada gambar-gambar yang saya sajikan ini.  Selamat bergerilya....


Sbr foto: 

Koleksi Pribadi...

12 comments :

  1. Kereeeeen, hikmah ngeblog ya :)
    Btw, kalau saya ada di show room itu bisa kalap :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mak...jadi penyemangat nge-blog nih...hihhiih...makasih mak udah mampir....

      Delete
  2. Wah...asyiknya bisa ngintip barang-barang cantik di kedaung yah,..jadi mupeng, hehhehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tengkyu Lian...yuk mari intip-intip Kedaung, heheh

      Delete
  3. Hai Mbak Eka :) wahh, saya mbayanginnya ngeri ya ada di sana :p khawatir ga bisa nahan nafsu..pengeeeeeennn barang-barangnya cantiikk.. hihi..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mbak Arifah.... iiiih kalau cewek mah emang gak tahan lihat yang bling-bling dikit, hehehe,,,makasih udah mampir ya...

      Delete
  4. Hai mbak eka, mau nanya dong, kisaran harga coffee set disana berapaan ya? Trus harga di senopati dan di raden saleh itu sama atau beda? Makasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mbak Clara...kisaran harga coffee set di Kedaung, kalau yang kau lihat tempo hari, sekitar 200-350 ribuan. Dan harga antara Kedaung Senopait dan Radeh Shaleh,setauku sama ya . Cuma ada bbrp produk yang misalnya di Senopati ada, tapi di Raden Shaleh gak ada, atau sebaliknya. Smg jawaban saya membantu. Makasih...

      Delete
  5. Mba Eka, thx for info. Aku baru ngeh klo ada kedaung di senopati, padahal kantorku di Jl. Bakti dimana itu deket bingits sama kedaung. TOP BGT review-nya mba ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mbak Janes, iya sama-sama..
      Emang sih letak Kedaung yg di Senopati itu, gedungnya sangat berdempetan dgn gedung lain. Jadi kalau melintas di depannya sekali lewat, gak kentara kalau ada Kedaung disana. Makanya gak nyadar kalau kantormu ternyata deketan sama Kedaung ya, hehehe

      Selamat bergerilya di Kedaung Senopati ..:)

      Delete
  6. Mba eka..mau tanya..kira - kira di kedaung itu kalo beli grosiran harganya bisa miring ga??trus kira2 kisaran harganya brp ya?

    #bwt souvenir nikahan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo mbak Desti,

      Makasih sdh mampir ke blog ku ya, cuma aku tak terlalu detail tahu harga gelas2 nya kedaung. Kalau utk cangkir tea set misalnya, seingatku sekitar 250-500ribuan. Cuma gak tahu juga kalau beli grosiran dikasih harga miring apa kagak, hehehe. Mungkin mbak bisa searching aja nomor telpon kedaung, jadi bisa tanya ke pihak mereka langsung. Makasih mbak.

      Delete

Hai teman-teman...

Silahkan tinggalkan komentar yang baik dan membangun ya....Karena yang baik itu, enak dibaca dan meresap dihati. Okeh..?