Ketika OPPO N1, Smartphone Berkamera Rotasi Masa Kini Yang Memenuhi Segala Keinginan & Kebutuhan


Ketika OPPO N1, 
Smartphone Berkamera Rotasi Masa Kini Yang Memenuhi Segala Keinginan & Kebutuhan 



Ketika Kamera Smartphone Menyelamatkan  Pekerjaan


Kualitas kamera smartphone yang menghasilkan kejernihan gambar dan dimensi lensa yang oke,  adalah andalan saya jika sedang meliput kegiatan atau peristiwa dilapangan. Yang kelak, foto tersebut, akan dipajangkan di website tempat saya bekerja. Nah, karena foto yang penuh cerita itu akan mejeng di kanal berita yang bisa dilihat oleh mahluk hidup seantero dunia, tentu kekinclongan foto, baik warna, komposisi dan tehnik pengambilan gambar yang baik, adalah sebuah faktor yang benar-benar harus diperhitungkan. Kalau beritanya bagus, tapi fotonya jelek, jadi gak seimbang dong tampilan tulisan di websita. Iya, kan...?

Setiap kali saya liputan, apalagi kalau keluar kota, memang saya selalu dibekali kamera digital oleh kantor tempat saya bekerja, yang kualitas kameranya baik tentu. Namun, kalau hanya berbekal dengan kamera saku saja dengan ratusan jumlah objek yang akan dibidik, tentu tak akan cukup. Alhasil, baru pertengahan jalan, baterainya sudah habis. 
 

Ditepi laut karawang. Pose dulu sambil liputan, hehehe

Seperti pengalaman saya, waktu meliput Paus terdampar di perairan pantai karawang, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Saking asyiknya jeprat-jepret eksekusi penyelamatan ikan raksasa berbobot sekitar 10 ton itu, hingga mengantarkannya ke laut lepas oleh beberapa tim penyelamat, dengan memakai kamera digital, eh...belum selesai eksekusinya, baterainya habis, bro. Padahal masih banyak objek cerita yang harus saya abadikan. 

Ya, walaupun saya sudah mencharger penuh kamera saku sebelum berangkat ke lokasi, namun, seperti yang saya katakan diatas tadi, jika jumlah jepretannya banyak, membuat tenaga sang baterai sebagai “bahan bakar” kamera, harus mengalah. 

Mau diisi dengan power bankpun, ya mana sempat terkejar. Apalagi, posisi saya waktu itu sedang berada diatas kapal nelayan, ditengah laut pula, sekitar 1-2 km dari dari bibir pantai, karena ikut menghantar Paus tersebut menuju habitatnya kelaut yang mempunyai tingkat kedalaman tinggi, setelah ikan besar itu berhasil diselamatkan. Nah, kalau sudah begitu, alhasil, kamera handphonepun siap maju tuk menggantikan posisi kamera digital yang baterainya udah megap-megap. Jadi, keberadaan kamera pada ponsel, sangat membantu sekali dan bisa menolong pekerjaan saya. 

Di kapal nelayan, bersama teman-teman wartawan

Ya, meliput suatu berita, tentu tak hanya ketika proses "eksekusinya" saja yang harus saya abadikan,  tapi moment permoment ketika tim penyelamat sedang berkumpul untuk berdiskusi merencanakan tata cara/SOP "menyeret" badan paus ke laut lepas, kerumunan masyarakat yang ingin menonton aksi para tim yang bertugas, hingga penjual atau warung dadakan yang muncul gegara ada keramaian di pantaipun, ya harus saya potret. Supaya bisa menjadi cerita berantai. Dan awak redaksi kantorpun punya banyak pilihan untuk menentukan mana foto yang layak tayang atau tidak. Semakin banyak foto yang kita hasilkan, semakin tersenyum lebarlah produser beritanya, walaupun hasil gambar yang berhasil saya ringkus, tidaklah sekeren bidikan photograper senior,  hehehe.....

Tim penyelamat  berkumpul sebelum menjalankan tugas

Ya, kalau boleh memilih, saya lebih nyaman dengan kamera ponsel dibanding dengan kamera saku untuk digunakan ketempat liputan. Kenapa? Kalau saya memotret langsung dari kamera smartphone, saat itu juga saya bisa mengirim hasilnya pada awak redaksi dikantor melalui email atau MMS (Multimedia Message Service), hingga mereka bisa langsung mengolah dan memilihnya untuk segera ditampilkan di website. Apalagi, kini kamera handphone kualitasnya tak kalah bersaing dengan kamera digital atau kamera canggih lainnya. Bertambah plus pula hasilnya, jika kita tau tehnik jitu cara pengambilan gambar dan bagaimana cara mengakali pencahayaan. Ehm, kalau sudah memegang tehnik itu, alhasil gambar kita bisa membuat banyak orang kagum, meski itu adalah bidikan dari kamera ponsel.

Nah, kalau mengambil objek dengan kamera saku, selain kurang praktis, juga merepotkan. Lagi pula, kalau sedang liputan itu pasti sibuk ya, apalagi jika ditugaskan diluar kota. Liputannya mesti diberitakan saat itu juga, misalnya. Krang-kring telepon seluler dari awak redaksi kantor yang ingin meminta up date berita, selalu berbunyi hampir tiap jam. Ya, biasa, mereka ingin menulis sekilas beritanya melalui penjelasan saya dilapangan, sekalian buat bridging untuk live report yang akan saya bawakan. 

Padahal, saat telepon itu berbunyi, saya lagi seru-serunya tuh wawancara atau berbincang dengan nara sumber, tuk mengorek informasi lebih dalam. Karena kondisi seperti itu, tentu posisi ponsel harus selalu standby digenggaman tangan. Karena, kalau ditaruh dalam tas, sering tak kedengaran euy, karena bersaing dengan suara atmo dilapangan. Ya suara ombak, suara masyarakat yang ramai menyelimuti TKP, sampai bunyi raungan mesin motor dan kebisingan-kebisingan lainnya.

Masyarakat yang ingin melihat proses penyelamatan paus

Nah, itulah mengapa saya lebih memilih ingin selalu mengabadikan peristiwa memakai kamera ponsel. Lebih praktis! Tangan kiri memegang alat recorder dan disisipi kertas dan pulpen buat menulis catatan kecil orek-orek ala wartawan dilapangan. Tangan yang sebelah lagi lagi menggenggam handphone. Gak berani juga mengalungkan alat komunikasi itu dileher jenjang saya, meski tali atau pitanya kuat sekalipun, demi mengurangi kerepotan, misalnya. Takut jatuh dan lepas euy, apalagi ditengah kerumunan orang banyak. Bisa saja ada orang iseng yang menarik gadget keren itu dari tali leher tanpa kita sadari. Apalagi, kini ukuran layar HP pada lebar-lebarkan, jadi, kalau digantung di leher terlihat menyolok, justru mengundang tatapan ngiler orang (jahat).

Berjuang menyelamatkan paus.! Harus kompak!
Yup, ketika disituasi crowded tertentu seperti itu, ponsel wajib dipegang, selain untuk siap siaga menerima telephone dari kantor. Trus kalau ada kejadian penting, ya tinggal mainkan saja kameranya. Jepret..! Gampangkan....?

Nah, andaikan mesti pake kamera saku, waduh, mau ditaruh di tangan yang mana lagi ya?

Karena itu,  saya suka kepraktisan memotret dengan kamera ponsel yang kini megapixelnya bikin saya terpental-pental, saking tinggi resolusinya. Biasanya, semakin tinggi resolusinya, diikuti pula dengan semakin baiknya kualitas lensa kamera yang dihadirkan. Apalagi, kini kita bisa mengedit gambar langsung di ponsel, dengan berjuta tawaran aplikasinya. Jadi, tak perlu rempong lagi mesti pindahin dulu di kompi, lantas baru deh, itu foto diutak-atik.

Dan gambar yang penuh cerita itupun, bisa sekejab langsung sampai ke meja redaksi nun jauh disana, ketika saya hanya menyentuh tulisan  "send" pada layar smartphone. Duh, apa sih yang tak praktis dan gampang dijaman yang sudah canggih ini... Dengan satu Smartphone, semua jadi lebih praktis dan mendunia. Ahaayy...!! Pulang kekantorpun disambut senyum manis oleh bos.

Ya, begitulah, ketika kamera Smartphone telah berhasil menyelamatkan  pekerjaan, semuanya jadi beres dan lega.

Inilah paus yang tengah diselamatkan itu.



Ketika Kamera Smartphone Bikin Saya Manyuuunn

Saya cuma bisa manyun, ketika melihat hasil foto atau gambar yang buram, pias, tampak pecah alias gak jernih, ketika mengambil wajah saya sendiri dengan latar belakang view yang saya anggap menarik, sebagai objek foto dengan menggunakan kamera bagian depan smartphone yang saya pakai. Karena tak ada orang yang bisa dimintai bantuan untuk memotret, ya mau gak mau saya harus menjepret sendiri. Dan ini terjadi berkali-kali....oh alangkah malangnya, nduk...

Ekpresi manyun sambil mikir ala saya
Nah, karena ingin tau posisi dan komposisi antara wajah / badan saya dengan view yang ada dibelakang saya, maka saya pakai kamera depan, yang bisa terlihat penampakan wajah atau tubuh kita layaknya sedang bercermin. Walau, saya tau hasilnya pasti gak akan sekinclong kalau pengambilan gambar dilakukan dari kamera bagian belakang. Ditambah lagi, kalau pencahayaan kurang atau pengambilan gambar dilakukan pada malam hari, heh, gak usah ngayal bakalan “jelas” hasilnya. Apalagi, ponsel kepunyaan saya, tak menyediakan menu flash atau lampu jika menggunakan kamera depan. Tambah deh, bikin manyun...!

Namun, apa boleh buat, daripada mengambil memakai kamera belakang tapi objeknya meleset atau tak sesuai dengan komposisi yang kita inginkan(karena saya tak bisa melihat posisi pasti wajah saya dikamera), maka kamera depanlah biasanya yang diandalkan. Meski, setelah melihat hasilnya, saya harus mengeluarkan ekpresi manyun dengan bibir sedikit monyong, karena gambarnya tak begitu memuaskan dan jauh dari kata jernih. Tapi, daripada kehilangan objek bagus, jadi ya gak papa deh. Kata orang sih, yang penting ada bukti, kalau kita sudah pernah berkunjung atau berada disuatu tempat itu, hehehe...

Cerita diatas, sepertinya tak hanya saya saja yang mengalami. Kalau boleh saya menduga (maklum, bukan pakar IT), sepertinya kualitas lensa dan resolusi kamera bagian depan pada kebanyakan ponsel yang beredar dipasaran, kurang baik. Hasil kepadatan gambarnya kurang, hingga nampak pecah dan pias. Daya tangkapnya, tidaklah garang jika dibandingkan dengan kamera yang berada dibagian belakang, yang biasanya memiliki resolusi yang lebih tinggi dari kamera depan. Atau......ehm...memang ponsel saya yang katrok kali ya...hahahaha. Eh, beneran, lo. Bahkan, ada beberapa ponsel yang sudah termasuk canggih dengan harga yang tak bisa dibilang murahpun, kamera bagian belakangnya masih terlihat kurang oke hasilnya, apalagi kalau mengabadikannya dalam keadaan kurang pencahayaan.

Kalau sudah begitu, ya mau gak mau harus nrimo. Mau gimana lagi, daripada moment berharga hilang tak terabadikan, jadi ya tetap di bidik saja, meski pencahayaan minim. Palingan, kalau ingin membenahinya, ya langsung utak atik di aplikasi pengeditan, supaya gambarnya terlihat cerah dan tak gelap. Begitulah....Ah, merepotkan...!!


Ketika Muncul Kamera Rotasi OPPO N1,
 yang spesifikasinya menunjang aktivitas saya.
 (Manyunpun MINGGAT!)


Ah, kini  impian saya terkabul...
Kejutan hebat bagi saya ketika tau ada smartphone yang memberikan design kamera berotasi pada produknya, dengan kualitas lensa dan megapixel yang cetar! Wow! Saya langsung membayangkan betapa akan lebih membuat saya fleksibel untuk membidik objek-objek menarik sebagai bahan berita untuk media tempat saya bekerja, atau untuk kebutuhan saya yang juga sebagai blogger.  

Dan......tak manyun lagi pastinya, jika ada satu kesempatan yang mengharuskan saya mengambil gambar diri sendiri dari kamera depan. Karena, tinggal diputar saja kameranya, udah deh, kita bisa melihat dan mengatur penampakan atau komposisi objek pada tubuh kita agar sesuai dengan yang diinginkan. So, saya bisa mengambil gambar dengan tingkat ketajaman lensa dengan daya megapixel yang sama, yang gak beda lagi hasilnya antara kualitas kamera depan dan kamera belakang. 

Wow! Saya merasa ditampar dengan kehadiran kamera rotasi persembahan OPPO N1 , smartphone keren yang akan atau telah mengguncang Indonesia. Beneran lo, ini yang saya cari dan saya tunggu. Mungkin ini juga penantian para orang-orang yang sudah menjadikan photography sebagai bagian penting dari hidupnya, terutama yang gemar memotret diri sendiri, baik untuk kepentingan pribadi atau keperluan lainnya.

Sesungguhnya, dari dulu saya membayangkan, bagaimana caranya, kalau difoto memakai kamera smartphone, terutama ketika membidik objek dari bagian kamera depan, hasilnya akan bagus, sejernih gambar yang dihasilkan kalau menggunakan kamera belakang yang megapixel dan lensanya biasanya lebih oke dari pada kamera depan. Ah, kini impian saya terkabul.

OPPO N1 yang elegan. 


Kamera berotasi, bikin manyun saya minggat!
Ya, kamera  smartphone besutan OPPO N1, bukan kamera biasa. Bukanlah barang pasaran. Kameranya saja bisa berotasi  hingga menjangkau sudut hingga 206 derajat. Jadi, kamera yang posisinya ada dibelakang, bisa dirotasi atau diputar kedepan. Artinya,  saya bisa membidik foto sambil tetap bisa melihat wajah/tubuh  sendiri dilayar. Tinggal diatur saja tingkat kemiringan dan komposisi gambar yang kita inginkan. Keren, kan? Fungsi kameranya juga aktif nan cepat, dan bisa direalisasikan hingga 0.6 detik. Ini tentu merupakan booting kamera yang paling cepat hingga saat ini. Belum ada yang menandinginya. 

Duh, bikin saya mupeng bener, deh. Unik sekali ! Apalagi jika saya sedang bertugas dilapangan, dan ingin membidik objek foto dari arah atas atau sebaliknya, tentu akan memudahkan saya, karena tetap bisa memantau posisi gambar.

Selain itu, jika ingin membesarkan gambarnya, baik melalui smartpone atau ketika telah ditransfer kelayar komputer, gak perlu takut dengan hasil gambar yang buram dan pecah, yang biasanya dihasilkan oleh kamera bagian depan ponsel. Karena, dengan kamera resolusi 13 megapixel persembahan OPPO N1, tentu resolusi gambar akan kuat dan tak akan ada cerita gambar pecah lagi.  Hasil gambar antara kamera depan dan belakangpun,  tak akan berbeda lagi, karena  megapixelnya tetap sama, toh. Yess..!! Mengetahui hal ini,  manyun saya minggat entah kemana....!!

Mau bergaya apapun, oke saja bersama OPPO N1


Jika megapixel oke, bagaimana dengan kualitas lensanya?
Tatapan N_Lens, lensa 6 dimensi yang dahsyat. 
Ehm, okelah kalau urusan megapixel yang mencapai angka 13 itu gak perlu dipermasalahkan lagi, karena smartphone ini tak memakai dua kamera, jadi, mau diposisi apapun, resolusinya tetap megang. 

Tapi, bagaimana dengan kualitas lensanya..?

Karena, kebanyakan produsen handphone, tak terlalu menonjolkan kualitas lensa, hanya menghadiahkan resolusi tinggi saja pada megapixelnya. Padahal, mata lensa adalah hal yang sangat vital dalam dunia photography, pun untuk dunia kamera ponsel. Nah, untuk urusan kualitas gambar, OPPO N1 beda dengan yang lain. OPPO, benar-benar memikirkan kebutuhan dan keinginan konsumennya. Ketika megapixel bukan jadi patokan untuk menentukan kualitas kejernihan dan ketajaman pada gambar yang dihasilkan, maka OPPO N1, memberikan perhatian pada lensa kameranya. 

Saya kaget, ketika tau kalau lensa dalam kamera rotasi ini tersusun dari 6 elemen, lo. Wow..! Ini adalah ponsel Android pertama yang memiliki elemen lensa sebanyak itu. Nah, lensa oke yang bikin manyun saya tak mau balik lagi (karena udah minggat kemana) dinamakan N-Lens. Ups, elegan sekaliihh... Makin banyak elemen, maka makin baik pula koreksi untuk pencahayaan dan distorsi. So, dengan modul rotation camera, ponsel ini mengantarkan saya menuju pengalaman memotret yang sensasional. Uhuuuyy...!
  

Lensa 6 dimensi OPPO N1


Tak perlu takut kamera OPPO N1 cepat rusak 
Saya jadi kepikiran, seandainya sering mengoperasikan kamera ini, apa gak cepat rusak tuhkalau kerap diputar-putar mulu ?Ah, untunglah jawabannya : TIDAK!!, saudara-saudara..! Karena OPPO, sudah menguji kamera tersebut dengan memutar engselnya hingga 100.000 kalidengan perhitungan 40 kali putar dalam sehari, dan bisa bertahan hingga 7 tahun. Bayangkan, dengan rentang waktu selama itu,  kameranya....aw... masih dapat berfungsi dengan baik, lo. Alamak...
 
Kepengen hasil foto tetap cerah meski berfoto ditempat yang minim cahaya.
Disetiap ada suatu kegiatan yang menurut saya menarik, saya sempatkan untuk mengabadikan hal tersebut. Namun, sayang, kalau kegiatan tersebut berlangsung didalam ruangan yang tak terlalu memberikan pencahayaan besar, hasilnya gambarnya tak cerah. Seperti halnya kalau saya berfoto sendiri dalam kamar atau ruangan kos-kosan saya, yang pencahayaannya minim, hasilnya ya agak gelap dan buram. 

Tapi kini, hal itu tak perlu saya takutkan lagi, karena kamera ponsel OPPO N1, menggunakan dual flash dan sensor CMOS dengan bukaan sebesar f/2.0. pada kameranya. Bukaan lebar ini menguntungkan kita saat memotret di kondisi temaram alias minim cahaya. Jadi, gak perlu ngedumel lagi sama diri sendiri kalau melihat hasil foto yang gelap karena pencahayaan yang minim, karena OPPO N1, sudah mengantisipasi itu pada perangkatnya. Yuhu...!
 

Aw, kamera rotasi  yang elegan nan canggih. Gebrakan hebat OPPO N1


Kebutuhan jiwa petualang dan investigasi
Nah, selain sering liputan di daerah perkampungan atau pedesaan, saya juga menyukai kegiatan travelling. Disaat sedang menjelajah keindahan alam Indonesia ini, saya sering menemukan view atau pemandangan indah terhampar didepan mata. Ingin rasanya melihat dari jarak dekat aktivitas warga yang tinggal dipinggiran bukit, misalnya, atau menyaksikan anak-anak kecil yang riangnya mandi diair terjun nan jernih. Namun, kalau harus dekat-dekat dengan target, takutnya, airnya muncrat ke kamera dan membasahi baju saya juga. Tapi, untunglah  kamera OPPO N1 yang dapat diputar ini, diperkuat dengan chip imaging hasil garapan Fujitsu dan mendukung lensa plug-in yang mampu meningkatkan tingkat zoom hingga 10-15 kali. Wow! Dahsyat, man! Haduh, selain saya bisa membidik panorama alam dan aktivitas warga dari jarak jauh, hobi investigasi saya untuk memotret sisi menarik dan unik dari kehidupan orang lain, sepertinya akan tersalurkan, dan  gak usah kuatir kalau gambarnya “gak sampe” dengan jumlah zoom sebanyak itu. Yaay! Ah, OPPO N1, dikau mengerti sekali sih kebutuhan jiwa petualang dan investigasi.


Kamera OPPO N1 tampak belakang. Sbr foto;androidauthority.com/


Kirim email, baca berita melalui layar smartphone, dan youtube  adalah bagian kegiatan rutin saya
Karena saya bekerja di media, tentu sering berhubungan klien dan narasumber. Nah, jika saya sedang tak berada dikantor yang bisa membalas email melalui layar komputer yang begitu luas dan lebarnya, maka, saya harus membalas email klien atau narasumber melalui smartphone. Kalau layarnya kecil, duh, pasti saya tak leluasa untuk menyentuh huruf atau menyentuh berbagai aplikasi untuk berselancar didunia maya.

Tapi, jika bermain-main dengan OPPO N1, tak perlu merasa kaku dan sempit, bro. La, wong  layarnya saja IPS berukuran 5,9 inci, lo. Dengan layar jumbo ini, tentu mendukung resolusi Full HD hingga 1080P. Jadi, bikin saya  leluasa ketika melihat gambar atau membaca berita/tulisan yang tertera dilayar. Tingkat kerapatan layarnyapun, mencapai adalah 377 pixel per inci, bro. So, mengetik email atau membalas pesan melalui chatingan atau jejaring sosial jadi lebih bebas dan leluasa. Dengan layar lebar seukuran itu, menonton You tube pun jadi lega dan puas. Yuhu, saya suka layar yang lebar-lebar, seperti badan saya. Lebar itu menguntungkan, hehehe.....

Ya, saya rasa, smartphone hebat ini, tau sekali kebutuhan penggunanya yang sering berinteraksi dengan dunia maya. Coba tengok, baterainya saja bisa  mencapai 3.610 mAh atau bisa siaga hingga 8 jam dalam kondisi aktif. Itu artinya, saya gak perlu takut lagi harus kehilangan interaksi dan komunikasi gegara baterai yang cepat megap-megap. Kerenn....!! Dan bobotnya, gak berat-berat amat, cuma  213 gram. Pas!  


OPPO N1, gebarakan unik! Sbr foto: aplausthelifestyle.com


Memberi perintah smartphone melalui sentuhan panel belakang. Apa bisa? 
Biasanya, kalau kita ingin mengoperasikan atau memberikan perintah pada aplikasi atau menu di layar ponsel, pasti kita lakukan melalui sentuhan jari pada layar depan, kan? Nah, OPPO N1..... berbeda..!

Melengkapi gebrakan kamera yang bisa berotasi hingga 206 derajad, N1 menambahkan layar sentuh pada panel belakang, yang disebut O Touch Panel, yang terintegrasi dengan O Click Control. Hah, panel belakang...????

Maksudnya..? 

Nah, di bagian belakang, kita bisa menemukan area sentuh berukuran 12 cm persegi yang dapat digunakan untuk melakukan navigasi di layar atau memberi perintah dalam menggunakan pirantinya. Nah, O Touch Panel ini dapat mengenali sentuhan dan gesture yang dilakukan oleh jari lentik saya, lo. Jadi, dengan fitur tersebut, kita dapat mengoperasikan perangkat langsung melalui bagian belakang, dengan usapan jari. Misalnya,  untuk mengatur suara ketika sedang mendengarkan lagu, atau mengarahkan  tingkat cahaya ketika sedang menonton video. Bahkan dalam posisi layar mati, bisa tetap dinyalakan, lo. Jadi, kalau mau mengganti dan mematikan lagu, misalnya,  ya gak masalah meski layarnya sedang tidak on. Duh...aku tambah keblinger membayangkan kecanggihan ponsel keren ini. 

O Touch panel, sentuhan satu jari.
Ya, dengan O Touch Panel, memberikan kemudahan dan kenyamanan saat bernavigasi di layar N1. Fitur ini sangat berguna untuk browsing, membaca serta mendengarkan lagu. Aktivitas memotretpun menjadi lebih mudah dan menyenangkan karena tidak terhalang oleh jari-jari kita. Mantaap..!! 

Selain itu, smartphone keren ini juga dilengkapi teknologi daylight enhancement SRE. So, jika kita berada di bawah terik mataharipun, masih bisa lo menampilkan display yang unggul. Teknik sentuhnyapun sangat sensitif. Saking sensitifnya, ketika kita sedang menggunakan sarung tangan atau  menggunakan ujung pulpen untuk menulis di atas layar, N1, tetap bisa menerima respon dan beroprasi. Sungguh sangat leluasa tanpa halangan.


Memotret dengan menggunakan remote, alangkah asyiknya....
Keuntungan memotret dengan kamera yang bisa dirotasi, memang sih, kita bisa melihat dan mengatur komposisi wajah/ tubuh seperti yang kita inginkan. Tapi, biasanya, jaraknya terlalu close/dekat dan tak bisa menjangkau banyak view. Iya, kan..? La, wong HPnya kita pegang, ya jadi mana mungkin bisa ngambil dengan jarak yang jauh, paling hanya sejauh jengkalan tangan doang. Trus, kalau lagi ngumpul rame-rame sekitar orang tujuh gitu, sulit tuk bisa masuk semua kedalam frame, ya karena jarak yang terlalu dekat, otomatis space  pada framepun terbatas. Ah, andaikan setiap handphone ada remote shutter, kita bisa berfoto dengan jarak beberapa meter, tinggal diklik aja tuh remote, jadi deh.... 
 
Mungkin, kah...?

Eh, rupanya, tak ada yang tidak mungkin bagi OPPO N1. Tau gak sih, kalau Oppo juga melengkapi N1 dengan sebuah perangkat yang diberi nama O Click. Nah, melalui perangkat ini, dengan mengklik satu kali, kita bisa melakukan pemotretan mandiri. Jadi, o click ini berfungsi layaknya remote control/ shutter, untuk bisa mengklik gambar pada jarak yang ditentukan. Horeeeh, keinginanku terkabul bul....bul.... 

O-klik ini, bekerja melalui sinkronisasi perangkat secara nirkabel. Jadi, si imut ini, di hubungkan dengan N1 melalui sambungan bluetooth. N1 sendiri memiliki spesifikasi Bluetooth 4.0 atau yang lazim dengan sebutan BLE ( Bluetooth Low Energy ) dimana teknologi ini menyajikan penggunaan daya yang rendah ketika melakukan pengaktifan bluetooth tanpa mengurangi jangkauan sinkronisasi bluetooth itu sendiri. Begitchu....

Eh, seperti apa sih wujudnya si o click ini...? Nih, penampakannya bisa dilihat pada gambar dibawah ini.  Sok, diplototin...hehehe...

O click yang imut, tapi besar fungsinya. Sbr foto: androidauthority.com

Ouw, ternyata imuuuutt ya. Seperti uang koin.  Tapi, fungsinya besar, cuy! 
So, memotret dengan OPPO N1, tak perlu sambil memegang ponselnya lagi dong, karena kita bisa meletakkan smartphone ini ditempat yang diinginkan dengan jarak beberapa meter. Asal, gadgetnya harus diberi sandaran dulu, supaya bisa klop untuk menangkap posisi gambar yang kita inginkan. Setelah posisinya dirasa pas, ya tinggal klik aja remote atau o clicknya. Jadi deh, fotonya. Semua teman-teman yang ada disekitar kita, bisa masuk semua dalam satu frame. Gak perlu pake istilah “giliran” lagi. Giliran jadi tukang jepret maksudnya, hahaha.... Ajiiibb...my man..!!! Android mana yang bisa kayak gini, selain OPPO N1? Asyik banget, ya.
Eh, serunya lagi, bro...jika O Click ini kita klik dua kali, maka Oppo N1 akan mengeluarkan suara alarm. Jadi, kalau kita lupa dimana menaruh si canggih ini pada jarak tertentu, maka bisa ketauan deh letaknya ada dimana. Cocok banget buat orang yang pelupa seperti saya., hehehe.. Sekalian juga, dengan adanya alarm ini, bisa memintai orang nakal yang mencuri smartphone canggih ini, misalnya ketika sedang berada dalam kendaraan umum. So, dengan fasilitas o click, aman, dah. ! 

Nah, karena bentuk o click ini sangat imut, kayaknya saya harus beri gantungan kunci deh, supaya gak gampang hilang atau nyelip. 

O click yang harus dijaga hati-hati. 


Menyimpan ribuan foto dan puluhan video pada smartphone, adalah hal yang begitu berarti bagi saya
Saya adalah orang yang terdokumentasi. Paling mangkel kalau harus melewatkan setiap moment yang menarik dan indah, tanpa mengabadikannya. Foto & rekaman kejadian menarik dan penting ketika saya berada dilapangan, segera akan saya abadikan melalui ponsel, karena lebih praktis, dan bisa langsung di upload ke email atau jejaring sosial. Pun, kenangan indah dan lucu dalam hidup dan kebersamaan bersama keponakan yang lucu-lucu, akan tersimpan manis di dalam ponsel saya. Jangan heran kalau ada ribuan foto dan puluhan video dalam smartphone saya. Meski yang paling mendominasi.... ya... tetap foto pribadi saya sih, hihihiih.... Bahkan, ada beberapa diantaranya yang saya cetak.

Ini hasil dari jeprat-jepret itu sekaligus bukti kenarsisan saya,hhihi

Namun, sayang,...... saya sering menelan pil kekecewaan ketika ingin menyimpan gambar atau video yang menarik dan lucu itu, karena memori kapasitas memori handphone sudah kepenuhan. Duh...Jadi, seringkali gambar atau video baru, tak bisa lagi ikut nimbrung tersimpan didalamnya, karena kapasitas penyimpanan yang terbatas. Kecuali, saya harus menghapus beberapa slot gambar/ video, baru deh item baru bisa masuk. Gak asyik banget ya..

Tapi, jika saya menggenggam OPPO N1, hal yang gak asyik itu, tak perlu takut lagi terjadi. Karena memori internal yang ditawarkan dari gadget yang bikin gregetan ini kapasitasnya luar biasa. Ada dua pilihan: 16 GB dan 32 GB, namun tanpa tambahan slot micro SD. So, dengan besaran seperti nini, tak hanya ribuan foto dan video saja yang bisa tersimpan, games menarikpun bisa ikut tersemat. Aduh, gak sabar lagi euy pengen megang dan mengutak-atik Handphone canggih ini.

Mengedit foto, adalah  kesukaan dan kebutuhan saya
Selain membutuhkan kamera ponsel untuk menunjang dan memperlancar pekerjaan dan kegiatan, saya juga termasuk orang yang doyan difoto, lo.  Nah, kalau sudah begitu, tentu imbasnya ya pasti akan selalu rajin ngedat-ngedit foto, buat keperluan pribadi atau juga untuk ditampilkan di blog saya yang penuh nuansa hijau ini, senada dengan warna logonya OPPO, hehehe.....

Beauty Plus 3.0. Aku akan cantik seperti  ini
Untunglah, OPPO N1 jeli akan hal ini. Tau saja ya kalau hareh gene orang pada narsis ria semua tuk mengutak-ngatik fotonya agar terlihat sempurna, oke dan menutupi kekurangan, hihihihi.. #pengalaman pribadi. 

Nah, Mode Beauty Plus 3.0 yang dihadirkan OPPO N1, bisa dong pastinya  'menyulap' wajah saya supaya terlihat lebih bersinar dan cerah dengan kesan seolah-olah wajah saya memakai make up, walau aslinya pucat, hehehe. Dan Mode ini, sudah langsung tersedia di N1,  tanpa harus merepotkan saya untuk menginstal aplikasi tambahan.  Contoh hasil editan dari aplikasi ini, bisa dilihat pada gambar disamping.

Halus, ya.... Sehalus sentuhan jemari saya  ketika  nanti mengusap O touch. Aih.... gak sabar lagi ngetouchnya,... 

Yang Sangar , Yang Beringas, Saya Suka!
Apalagi untuk urusan tehnologi, ouw..I like it !  Biasanya  semakin sangar, semakin canggihlah gadget itu. Tapi, kalau cowok yang mudah beringas? Iiih...ikut aja tuh sama manyun saya yang udah minggat entah kemana. Ogah banget dapetin cowok beringas. Saya mah suka sama cowok yang penyabar dan santun, dengan tahi lalat di dagu mirip om Rano Karno,  idaman wanita sedunia, hahahah....#abaikan

Ehm, sebenarnya, soal kesangaran tehnologi OPPO N1, sudah ada beberapa yang saya beberkan sebelumnya. Namun, setelah saya gali lagi, eh, masih banyak yang ganas-ganas yang belum saya sampaikan disini rupanya.

Ya, keganasan lain yang dimiliki oleh smartphone ini adalah senjata  prosesor Snapdragon 600 quad-core 1,7 GHZ dari Qualcomm, dan disangari juga dengan RAM berkapasitas 2 GB. Wow !

Dual OS: Color OS & Cyanogenmod
Untuk grafis, Oppo menggunakan chip Adreno 320. Sedangkan untuk sistem operasinya sendiri, ponsel berkelas ini  berjalan di Android 4.2 Jelly Bean.  Yang menarik, Oppo N1 berjalan dengan dua OS sekaligus (dual-OS), lo. Ada Color OS, yang merupakan pengembangan milik OPPO sendiri, dan stock Android hasil kerja sama dengan  Cyanogenmod.

Nah, sebenarnya, platform ini berbasis Android yang dikembangkan lebih lanjut sehingga membentuk ekosistem baru. Disitu, tersedia beberapa platform antara lain untuk aplikasi, game, tema, wallpaper, dan ebook reader. Color OS, saat ini hanya tersedia untuk Oppo N1 yang memiliki beberapa fitur unik seperti guest mode, unique theme, weather, dan sebagainya. Yeey, ramenya. Dan kita, hanya perlu registrasi dengan satu akun saja untuk bisa mengakses semua layanan tersebut. Waduh, simplenya.  

Smartphone yang keren, bikin pemiliknya  ikutan keren!
Udah keren belum nih? #narsis
Kalau gadget yang kita pakai tampilannya keren dan berkelas, pastilah menarik perhatian orang untuk meliriknya. Paling tidak, jika saya liputan dilapangan, teman-teman jurnalis pada ngiler melihat si tipis berkamera rotasi ini. Pun, jika ingin bertemu dengan klien atau nara sumber, saya yakin, mereka juga akan terpesona melihat si putih pemilik lensa 6 dimensi ini. Aih, andaikan saya bisa memiliki handphone ini, dijamin saya akan ikutan keren juga, hehehe...  Walau sebenarnya saya sudah keren, wkwkwkkw....

Ya, tampilan OPPO N1 memang keren dan elegan dengan dominasi warna putih yang dibalut dari material Polyurethane. Nah, dengan dukungan material ini, akan menghilangkan bekas sidik jari serta keringat yang menempel di ponsel canggih ini.  Wew..! Nah, dalam paket penjualannya, smartphone keren ini dilengkapi dengan manual book, charger, dan earphone yang kesemuanya didominasi warna putih, lo. Ouw, serba putih. I like it! Benar-benar aduhai. Gue bangeeett.....

Ini dia paket OPPO N1 Sbr foto: trenologi.com

Tertarik?

Kalau saya mah, bukan lagi tertarik, tapi udah jatuh cinta pada pandangan pertama kali, hehehe. Tapi, untuk merebutnya,  saya harus menyiapkan rupiah sebesar Rp 6.999.000.‎ Tapi, sabar ya,  karena produk ini akan masuk ke pasaran Indonesia mulai Desember 2013 mendatang.‎ Sebentar lagi, kok...tenang, semua pasti kebagian. 

 


Ketika tak ada yang menampik Kecanggihan OPPO N1 
  

Dengan berjuta spesifikasi yang memukau dan keanggunan penampakan ponsel canggih ini......ehm... Siapa yang berani menampik kecanggihan  OPPO N1? Ada yang kaget dan terpukau mungkin dengan kabar ini....? Ah, saya yang lebih dulu kaget dan kagum dengan terjangan kamera yang bisa dirotasi ini, dilengkapi pula dengan terjangan spesifikasi dahsyat nan canggih didalamnya. Awesome!

Sepertinya, dengan kisah panjang yang saya tulis diatas, sudah cukup menjelaskan betapa saya membutuhkan keberadaan kamera ponsel seperti yang dimilik OPPO N1, untuk membantu pekerjaan saya di lapangan atau kegiatan saya yang doyan menjelajah keindahan alam.  Design kamera rotasi dengan dukungan tingkat zoom yang mumpuni dan lensa yang dahsyat, ditunjang dengan tampilan layar yang lebar dan kapasitas memori yang besar, tentu memudahkan saya untuk mengirim email, browsing, menampung ribuan foto plus video sambil upload foto di jejaring sosial, dan memasukkan berbagai aplikasi lainnya.

Hoby travelling dan fotografi sayapun, akan tambah klop jika memiliki smartphone dengan gebrakan  fitur unik macam O touchpad dan o click. Ahay... Ditambah pula dengan kegiatan saya sebagai seorang blogger, yang memang membutuhkan keakuratan foto sebagai penunjang informasi yang saya sajikan.
Ahaaa, kini segala keinginan & kebutuhan saya bisa terpenuhi, hanya dalam satu gadget hebat dalam kemasan Smartphone berkamera rotasi masa kini, bernama OPPO N1. 

Siapa yang tak ingin mendapatkannya?

 Canggih, berkualitas, elegan , unik dan berkelas

Ehm, untuk anda yang masih ingin melihat OPPO N1 secara seksama, saya berikan anda video mengenai terjangan smartphone ini.

Check it out..!







Ketika OPPO Menggebrak  Pasar Dunia


Gebrakan yang dilakukan OPPO tak main-main, lo. Setelah sebulan sebelumnya sukses menembus pasar di China, merek ini resmi merilis ponsel pintar terbarunya, N1, di negara tercinta kita tanggal 16 Oktober 2013 lalu, lo. 

Dan kita patut bangga, bro.. karena Indonesia adalah negara kedua yang dipilih Oppo sebagai tempat peluncuran produk istimewa ini, yang launchingnya dihadiri oleh ribuan orang yang penasaran dengan terjangan kecanggihan OPPO N1. 

Ya, Oppo sangat serius lo dalam mengembangkan N1 ini. Buktinya, perusahaan asal China ini mampu menyematkan berbagai fitur menarik dalam perangkat N1, yang bikin saya terpukau dengan kehebatannya. Salah satunya adalah kameranya, yang membuat saya harus menahan air liur. Ya, dengan pengembangan tehnologi yang berkualitas, OPPO  mampu  bersaing dengan yang lainnya. 

Salah satu pertunjukan pada peluncuran OPPO N1. Sbr foto http://tekno.liputan6.com
Namun, meski OPPO N1 baru launching di Jakarta sebulan yang lalu, tapi,  OPPO  telah menginjakkan kaki dengan gagahnya di pasar Indonesia  secara resmi, sejak April tahun 2013 lalu.

Sebelum memasarkan produknya ke Indonesia, OPPO terlebih dahulu melebarkan sayapnya ke beberapa negara yang pernah saya kunjungi (tapi dalam  mimpi sih ngunjunginya) seperti, Amerika, tempat kongkow saya, pengennya sih, hihihi. Trus, Vietnam, Thailand, Rusia, dan Qatar. Nah, sejak saat itu OPPO terus melakukan promosi dalam rangka memperkenalkan kualitas brandnya melalui iklan TV, Internet, Media Cetak, termasuk dengan mengadakan lomba blog ini. 
 
Hey....... ada yang belum familiar dengan OPPO N1...? 

Nah, OPPO, yang pengucapannya mirip dengan boso Jowo ini, merupakan sebuah merek internasional terdaftar. OPPO Electronic Corp, Ltd pertama kali didirikan pada tahun 2004 sebagai produsen elektronik yang beralamat di Dongguan, Guangdong, China. Eh, sebelum terjun ke teknologi smartphone, OPPO memproduksi peralatan elektronik seperti MP3 Player, Portable Media Player, LCD TV, eBook, DVD, dan Disc Player. Nah, ditahun 2008, baru deh tuh,  OPPO mulai menggarap pasar Smartphone. 

Dan gebrakannya...begitu membuat saya terpesona. OPPO, mampu bersaing dengan merek-merek kuat lainnya. Keren euy! Produk-produknya berkualitas tinggi dan berhasil menembus pelanggan kelas dunia. Ya, perusahaan ini berhasil menggebrak pasar Internasional, yang tak pernah berhenti untuk mengikuti teknologi terbaru dengan kualitas terbaik. Pantesan, terjangannya dahsyat, bro. Karena selalu berinovasi. 
  
Tak heran, dalam memproduksi produknya, OPPO hanya menggunakan komponen dengan kualitas terbaik. Bahkan, Aliansi dengan mitra internasional terkemuka memastikan bahwa OPPO memiliki hardware terbaru dan terbaik yang tersedia. Wuih, kerennya..!  Kalau sudah begitu, pastilah masyarakat memberikan respon positif. Nah, gegara hal ini juga, sob, akhirnya  Oppo electronic corp, ltd ikut andil dalam meramaikan pasar smartphone. 

Bahkan, sejak awal, produknya udah nantang teknologi aja, Man! Nih, contoh, OPPO Finder yang dirilis pada pertengahan 2012 merupakan smartphone tertipis pada saat itu, dengan tebal hanya 6,65mm. Ouw.. Menuju akhir tahun 2012, OPPO mengumumkan salah satu smartphone paling diantisipasi: OPPO Find 5. Dengan layar 5inci 1080p dan kamera 13 megapiksel bertumpuk sensor CMOS, OPPO Find 5 merupakan smartphone pertama di dunia dengan perangkat keras yang didukung HDR. Dahsyatkan gebrakannya?
 
Kantor OPPO.   Sbr foto: technodify.com
 
Kini,.........
Kitapun bisa melihat kehebatan produk canggih lainnya yang dikemas dalam design elegan sebuah smartphone yang berbeda. Berbeda.......Karena menawarkan sesuatu yang tak biasa. 
Membuat semua orang mabuk kepayang dan berhasil merebut perhatian saya untuk jatuh cinta pada pandangan pertama . Ah.....

Ya, OPPO N1, pelopor kamera smartphone berotasi pertama didunia, yang didukung dengan kecanggihan spesifikasi tangguh,  memudahkan segala urusan hidup saya. Luar biasa!

Itulah mengapa saya menyebutnya sebagai  Smartphone Berkamera Rotasi Masa Kini Yang Memenuhi Segala Keinginan & Kebutuhan, seperti judul saya untuk tulisan ini.


Suber tulisan dan foto:
-www.oppomobile.co.id
-http://www.iberita.com/13978/harga-oppo-n1-terkuak-di-pameran-indocomtech
-http://www.oppomobile.co.id/index.php?open=details&id=89
-http://www.mandalamaya.com/sejarah-perusahaan-handphone-oppo/
-http://chip.co.id/review/gadged/6353/oppo_find_5_pendatang_baru_yang_merampas_perhatian
-http://chip.co.id/news/telecommunication-gadget-android-press_releas/8643/oppo_buka_pemesanan_n1_di_indocomtech_2013
-http://chip.co.id/news/gadgetandroid/8299/melihat_kamera_206_derajat_oppo_n1_hands-on

8 comments :

  1. Kereeennn OPPO N1, emang lagi gencar nih promonya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tengkyu, dear..... .emang nampar nih Hp...wajib dimiliki, hehehe

      Delete
  2. Ih, keren mbak eka.....bakalan tambah ngeksis dan narsis nih kalau punya gadget ini..... apa lagi warnanya putih, warna kesayangan, heheheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yoi, ci...ke pamerannya kemaren dateng gak..?

      Delete
  3. Bagus artikelnyaa..
    Semoga kita beruntung yaa^^

    Mohon doa restunya berupa komentarnya juga yaa di http://raniisaputra.blogspot.com/2013/11/berjodohkah-aku-n1.html
    makasih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tengkyu Rani...good luck juga buat kamu ya.....

      Delete
  4. widihhhhh mba ekaaaaaa TOP bgt deh blogmu x ini, 20 jempol untukmu blogmu, jadi pengen juga nih ganti ke OPPO N1

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Novie...tengkyu yah......semua ngiler melihat OPPO N1, ya...

      Delete

Hai teman-teman...

Silahkan tinggalkan komentar yang baik dan membangun ya....Karena yang baik itu, enak dibaca dan meresap dihati. Okeh..?