SEDIKIT KISAH TENTANG SECARIK VOUCHER

               
Voucher Cantik. Sbr foto;disini

Pernah dapet voucher? Atau ingin sekali  mendapatkannya?
Ya, siapa sich yang tak mau diberi hadiah berupa voucher, si kertas bernilai yang ditunggu dan diincar banyak orang. Khususnya yang hobi memburu hadiah gratis dengan cara ikutan kuis di jejaring sosial, di media elektronik atau di majalah dan tabloid tertentu. 

Kuis-kuis itu, selain menjanjikan hadiah  bingkisan produk, uang, juga mengumbar hadiah kertas kecil yang biasanya seukuran sekitar 20 x 7 cm, yang bernama voucher itu. Semuanya saya suka. Anda juga, kan..? Si voucher bisa didapatkan mulai dari ikut menjawab pertanyaan/ tanyajawab, atau mengirimkan foto dengan pose oke hingga lomba mengirimkan resep masakan. ''

Voucher yang diberikanpun bermacam-macam. Ada voucher untuk belanja benda elektronik, voucher menginap di hotel mewah, voucher makan di resto/cafe elit, ada pula voucher dari pusat perbelanjaan ternama Indonesia, voucher produk kecantikan, hingga voucher perawatan tubuh dan wajah. Masih banyak lagi jenis-jenis voucher lainnya yang beredar. Nominalnya pun bervariasi, dari sepuluh ribu sampai seratus ribu rupiah. Wow, dapat satu lembar aja udah seneng banget, apalagi dapat tiga, empat  atau lima lembar ya ? Ahaaayy...

Semua orang senang kalau mendapatkan voucher. Itu artinya mereka bisa belanja atau mencicipi fasilitas gratis dari secarik kertas bernilai  yang didapat.

Voucher Carrefour.
Sayapun begitu. Pertama kali dapat voucher, ketika perayaan ulang tahun perusahaan tempat saya bekerja. Ketika diakhir acara, ada seperti undian  atau doorprize gitu, deh, dengan mengocok kertas undian layaknya arisan. Nah, salah satu nama keluar yang terselip dalam kertas yang dikocok itu adalah nama saya. Voucher yang saya dapat ketika itu berasal dari supermarket ternama, Carrefour. Nominalnya.....seratus ribu rupiah. Yaay!

Karena itu voucher Carrefour, tentu, saya hanya bisa menggunakan voucher itu ditempat yang telah ditentukan. Kebetulan sekali, memang saya suka belanja di supermarket ini. Murah, lengkap, bersih, luas dan pelayanannya ramah. Bukan promosi, loh. Tapi memang begitulah kondisi pasar modern  itu yang saya lihat selama ini. 
 
Ketika menerimanya, pikiran saya kala itu langsung tertuju pada peralatan elektronik. Supaya lengket kenang-kenangannya. Itulah alasannya, hehehhe... Kebetulan, VCD di kamar kosan saya sudah rusak berbulan- bulan. 

VCD dari hasil penukaran Voucher
Ya, akhirnya, voucher itu saya tukarkan dengan VCD baru supaya bisa nonton film India dan konser penyanyi favorit saya, Beyonce dan Britney Spears.

Murah kok harga VCDnya, hanya Rp250 ribu. Emang sih, saya mesti nambah Rp150 ribu lagi, buat nambelin. Tapi gak papa, paling tidak, saya sudah terbantu dengan adanya voucher gratisan bernilai Rp 100 ribu tadi dari undian kantor tercinta. Cihuyy..!

Sudah dua tahun berlalu, VCD itu, masih awet, lo, sampai sekarang. Padahal, peralatan elektronik yang saya beli itu bukan produk yang bermerk, alias merek yang tidak terkenal, hahaha. Gak papa, yang penting, lengketkan uangnya. Daripada dibeliin makanan, langsung sekali habis saat itu juga.  

Saya sedang membaca Femina
Oh ya, ngomongin soal voucher itu, saya jadi ingat enam bulan lalu. Saat itu, saya dapat voucher dari salah satu tempat perawatan dan pelangsingan tubuh ternama. Nominalnya, weiitss, cukup menggiurkan. Rp.1.250.000. Wow! 


Tertulis di kertas mengkilapnya "Specialist Derma Silk Treatment". Ternyata, bahasa awamnya adalah facial, alias pencet-pencet jerawat dan komedo diwajah, plus pengangkatan kulit mati, dengan alat khusus yang mereka punya.

Haiiiya, hanya "segitu" treatmentnya? Tapi kok sampai sejuta lebih ya harganya. Ckckckck., kalau bukan karena voucher sih, saya ogah mau facial dengan harga segitu. Tapi, disisi lain, saya juga maklum kenapa mereka pasang harga tinggi, karena itu adalah tempat perawatan tubuh bergengsi dan ternama dengan fasilitas dan kamar yang nyaman, di mall pula markasnya. Kebayangkan pajak di mall berapa rupiah dalam setahun?? Jadi mereka gak mungkin kasih harga murah.

Ilustrasi : Facial Sbr foto;disini
Saya tak sendiri dalam mendapatkan voucher itu, karena beberapa teman finalis sebuah acara "special " yang saya ikuti, juga dapet voucher yang sama. Sayapun mengajak dan mengingatkan mereka agar segera menggunakan voucher itu, mengingat limitnya akan segera berakhir diakhir Desember 2012 tahun kemarin. 

Ada beberapa teman yang langsung kasih respon positif ketika saya mengajak mereka untuk menggunakan si voucher yang sudah bersemayam 5 bulan lebih dikamar masing- masing itu. Ada yang males responnya,  dengan alasan  tempatnya jauh. Ada juga yang ngaku vouchernya entah ditaruh dimana, dan malah ada yang gak mau menggunakannya. 

Yang terakhir ini, alasannya kalau kita ke tempat perawatan tubuh dan wajah, tapi memakai voucher alias gratisan, takutnya pelayanannya gak bagus dan mengecewakan. Ehm, mungkin iya juga, ya. Tapi, kita gak akan tau kalau gak mencobanya? Lagian, saya termasuk orang yang tidak suka memubazirkan sesuatu. Masak sudah dikasih Tuhan rezeki dan kesempatan, kok gak dimanfaatkan? Betul gak?? 

Akhirnya, setelah booking tempat dan waktu melaui nomor telephone yang tertulis di kertas "mahal" itu, saya datangi juga tempatnya. Lokasi perawatan tubuh dan wajah itu berada di Mall Kelapa gading 3, Jakarta. Ketika sampai di reseptionistnya, mereka menyambut saya ramah dan baik kok, meski mereka tau kalau saya pake voucher, alias gak bayar, hehehe. Begitu juga dengan si mbak yang bertugas menangani saya. Bagi saya, pelayanannya lumayanlah, gak seburuk yang dikira.

Cuma memang, si mbaknya promosi habis-habisan (baca : Merayu) agar kita tertarik beli produk mereka. Bahkan, si mbaknya ngaku punya sampingan juga dengan menjual produk sejenis untuk kecantikan wajah dan tubuh, diluar dari produk tempat perusahannya bekerja.

Jadi, selama proses Derma Silk yang memakan waktu kurang lebih satu jam itu, ada dua produk yang dia promosikan kepada saya. Yah, begitulah, harap maklum. Saya sabar aja mendengar "ocehannya" sampai berakhir tugasnya menangani saya. Senangnya sudah terbebas dari rayuannya si mbak. Senang juga karena sudah di facial,  meski gak puas 100 persen sih, hehehe...

Ilustrasi ruangan Facial. Sumber :
Contoh kamar perawatan wajah. Sbr foto;disini 

"Ternyata, tak ada sesuatu yang special," begitu komentar  salah satu teman saya yang juga sudah menggunakan voucher perawatan wajah itu. Tapi, walau bagaimanapun juga, saya bersyukur bisa mencicipi facial di tempat yang mahal, meski treatmentnya tak terlalu cetar membahana. Itulah sedikit kisah tentang voucher dari tempat perawatan tubuh dan wajah ternama.

Voucher Celebrity Fitness
Namun, ada juga kisah saya bersama si voucher yang cetar membahana pake badai pula. Tepatnya, ketika saya mendapatkan voucher ngeym gratis dari tempat gym ternama, Celebrity Fitness. 

Auw, berhasil menggenggam voucher 6 bulan gratis menjadi member Celebrity Fitness, begitu special. Saya mendapatkan voucher ini dari hasil mengikuti challenge di salah satu majalah kebugaran. semuanya begitu special dan cetar membahana. 

Dengan voucher ini, saya yang belum pernah ngegym, akhirnya bisa ngerasain juga bagaimana rasanya berolahraga di tempat gym yang mahal dan elit. Saya juga bisa merasakan bagaimana memainkan alat-alat fitness yang keren dan berkualitas. Asyiknya lari-lari di treadmill yang mewah, bermain dengan alat berat layaknya binarawagawati, membersihkan diri di kamar mandi layaknya hotel. Showernya, ada yang dingin, adapula yang panas, yang tentu saja gak ada dikosan saya, hahaha...

Saya, sedang OR di CelFit FX Plaza
Di tempat gym yang punya banyak cabang ini, memang mempunyai  fasiltasnya yang lengkap dan elit.
Nah, karena saya mendapatkan Voucher 'All Club", itu artinya saya bisa ngegym di Celfit (singkatan dari Celebrity Fitness) cabang manapun. Saya pun gak menyia-nyiakan kesempatan untuk ngeym di Celfit Esklusif yang ada di Mall FX.
 
Kenapa eksklusif? Karena tempat ini adalah VIPnya Celfit, yang tentu saja lebih special suasananya. 

Lokernya bagus banget lho, tempat sauna dan steamnya juga luas. Pokoknya kerasa bener, deh, ke-VIP-annya. Di tempat ini juga, saya beberapa kali bertemu dengan selebriti papan atas Indonesia, yang juga jadi member disana. Kan, kalau artis, pasti mereka memilih member yang VIP dong,  hehehe...

Artis yang saya temui seperti Primus (artis dan juga anggota DPR), Tantowi Yahya, Aming, Ryan D'masiv, Ridho Rhoma, Chathy Sharon, sampai si cantik Alexandra Gutardo, model dan artis sinetron. Nah, si Alexsandra ini paling sering saya temuin. Padahal badannya sudah bagus, langsing dan sexy gitu ya, masih aja pengen olah raga. Biar lebih fit dan oke kali ya, selain itu juga tuntutan profesi, hihihi..

So...
Gara-gara rajin ngegym, berkat mendapat kertas bernilai tadi, Alhamdullilah berat badan saya sekarang dah turun 18 kg. Ehm, kalau tak memegang voucher itu, gak mungkin berat badan saya jadi ramping begini. Apalagi, saya juga mendapatkan sesi 12 kali pertemuan dengan Personal Trainer. Kalau itu Trainer harus dibayar, hitungannya nih, 12 kali sesi itu sekitar Rp.3.600.000. Dan hitungan iuran gymnya, 1 bulan itu sekitar Rp.500 ribuan, dikalikan 6 bulan, yang bearti Rp.3 juta. Kalau ditotal, hampir  7 juta nominalnya. Dan, saya justru gratisan ngegymnya dan gratis pula dapet bimbingan dan ilmu dari sang trainer. Uyeaaacch...  I'm Lucky Girl.....
Dan hasilnya....
Lihatlah perbedaan kedua foto dibawah ini.. Uhuuy..!


Before 78 kg
After 60 kg


















Ahaaay....uhuuyyy....ihiiiyyyy....

Yey, itu adalah efek dari aktifitas ngeym dan diet yang rutin. Badan saya jadi langsing kembali. Mengingatkanku ketika mengikuti pemilihan Miss Universe angkatan tahun... #eh...

Berkat hal itu juga, baju-baju yang sudah dimuseumkan dalam tas koper pun, kini bisa dipake kembali, senangnyaaaa... Semua mengembalikan percaya diri yang sempat hilang dimakan lemak eh..dimakan waktu, gegara bobot tubuh yang berlebih. 

Tiga bulan yang lalu....
Saya pernah pula beruntung dapet voucher dari Matahari Dept Store. Voucher itu saya dapat  dari menang kontes lomba foto di salah satu Bank ternama yang juga tempat saya nyimpen duit. Vouchernya bernilai Rp 250 ribu. Lumayan! Hare gene siapa yang mau ngasih  "kertas ajaib" gratis? 

 Voucher Matahari Dept.Store
Cuma bermodal numpang jepret di ATM BNI, yang kebetulan letaknya ada di depan kantor, truss...setelah berada di tempat yang di tuju, langsung gaya dikit, senyum dikit, jadi deh  fotonya. Trus, dikirim ke Facebooknya BNI. Praktiskan? Sepraktis kita transfer duit.

Di bawah ini nih, foto saya yang dikirim untuk ikut Kontes Lomba foto narsis bersama produk BNI. Gak unik dan gak narsis-narsis banget sih, tapi hoki, hihihi... Oh ya, ini foto diambil ketika tubuhku masih gemuk. Lihat aja tuh, pipi tembem kemana-mana, hehehe....
Bergaya di ATM BNI
Setelah voucher dari BNI yang dikirim via pos telah mendarat selamat di alamat kantor saya. maka, tak perlu  lama, sayapun 'beraksi', tuk segera menukar itu voucher supaya bisa jadi sesuatu.

Untungnya, Dept Store Matahari, tempat saya harus mencairkan itu kertas, tak begitu jauh dari kosan. Cuma sekali naik angkot, jalan dikit di persimpangan, sampai deh.
 
Ehm, ketika sudah berada di Matahari, sempat limbung juga, mau dibeliin apa, ya? Baju? Tas? Atau peralatan rumah tangga? Namun, saya ingat, kalau saya membutuhkan tas besar untuk ngegym. (Cieh, ceritanya, jadi anak gym nih sekarang, wkwkwk.) Kebetulan saya melihat ada tas yang saya suka, warnanya pun menarik, dan harganya cucok,  Rp.150.000. Bungkus, deh.... 

Eh, berarti masih sisa Rp.100 ribu lagi dong. Eits, tak perlu lama mata bergerilya mencari barang lain, karena ada pajangan sprei didekat tas yang saya beli. Ah, akhirnya tergoda juga saya buat menghabiskan kertas bernilai itu dengan mendapatkan seprei yang harganya lebih dari seratus ribu. 

Yah, nombok juga sih akhirnya, tapi gak apa-apa, Rp.250 ribunya sudah cukup membantu kok, hehehe... Lumayan, dapat tas buat ngegym dan satu seprei. Bisa nyenyak nih tidur, karena  alas kasurnya baru.
Ini dia tas ngegym dan Sepreinya, warnanya senada,ya !

Voucher selanjutnya,...
Saya dapatkan dari mengirimkan sebuah pertanyaan untuk produk pasta gigi sensitif. Kebetulan, pertanyaan saya dianggap menarik dan akhirnya dimuat di majalah yang merupakan media patnernya brand pasta gigi itu. Di bawah ini penampakan pertanyaan saya  di majalah.


Sebagai imbalannya, saya berhak mendapatkan voucher dari pusat perbelanjaan yang branded. Ehm....pernah dengar Voucher MAP.? Belum pernah dengar?

Voucher MAP merupakan voucher belanja yang diterbitkan oleh PT. Mitra Adi Perkasa dan dapat digunakan pada jaringan merchant dan outlet-outlet yang dimiliki oleh MAP. Voucher ini terdiri dari 2 (dua) denominasi nominal : Rp. 50.000 dan Rp. 100.000.

PT.Mitra Adi Perkasa adalah sebuah Perusahaan yang didirikan pada tahun 1995 yang bergerak di bidang Kerjasama Bisnis dengan Perusahaan ritel ternama, dan telah dipercaya di tengah masyarakat karena kehadirannya di 38 Kota di Indonesia. Lebih dari 100 merek bekerjasama dengan MAP yang diversifikasikan diantaranya untuk:
    1. Department Store
    2. Fashion
    3. Aktif (Olahraga, Golf, lesiure & Kids)
    4. Makanan & Minuman
    5. Supermarket
    6. Gaya Hidup

Voucher MAP

Voucher MAP dari pasta gigi ini, berjumlah tiga lembar dengan masing-masing nominal Rp100 ribu. Artinya, saya dapet voucher senilai Rp300 ribu dong. Cihuuy... Asyiknya lagi, voucher dari MAP ini, tak ada masa expired atau masa berlaku/batasnya. Kebanyakan voucher, kan, selalu ada masa berlakunya, yak..?

Yipiii, itu artinya, saya tak perlu deg-degan dan terburu-buru tuk menggunakannya. Karena saya bisa membelanjakannya atau menundanya kapan saja, sampai menemukan benda atau sesuatu yang memang ingin saya dapatkan.
Nah, dimana saja sih bisa digunakan itu voucher
 
Kalau anda yang hobi ke mall, dan masuk-masuk kepusat perbelanjaan yang elit, seperti Sogo, Seibu, Debenhams, dan Lotus/Java, nah, di tempat itu boleh lho ditukarkan. Banyak pilihannya lagi, dari baju, sepatu, tas, bahkan kosmetik dan parfum pun bisa juga ditukar sama voucher keren itu.

Buat yang sering kongkow dengan teman-teman di cafe atau resto, kertas elit ini juga bisa digunakan di Starbucks, Pizza Marzano, Burger King, Cold Stone, Domino’s Pizza, Food Hall, dan Chatterbox.
Voucher MAP yang saya dapat dari Sensodyne
Sementara untuk fashionnya, bisa digunakan di gerai gerai merk ternama seprti Dorothy Perkins, Lacoste, Loewe, Marks & Spencer, Maxmara, Massimo Dutti, Miss Selfridge, NEXT, Nautica, Nine West, Principles, Sole Effect, TopShop TopMan, TUMI, Warehouse, ZARA dan masih banyak lagi yang lainnya deh. 

Yang butuh alat-alat olah raga, boleh juga mampir ke Adidas, Converse, Golf House, Planet Sports, Rockport, Reebok, Sports Station, Soccer Station, dan Sports Warehouse, karena ditempat ini juga berlaku untuk penukaran voucher MAP. 
 
Ehm, begitu banyak pilihannya, ya. Tapi, karena belum ketemu barang/sesuatu yang pas dihati, jadi voucher saya masih utuh, tuh. Masih saya simpan voucher bergengsi itu sampai sekarang, saya rawat dan jaga, jangan sampai kucel dan lecek.

Ehmmm...btw...
Terkadang, sesuatu yang bisa kita gunakan secara gratis, belum tetu bisa kita gunakan karena faktor ketidaksukaan. Walhasil, sesuatu itu, yang dalam hal ini adalah voucher, akhirnya masih tersimpan rapi saja di dompet saya.

Hayo, voucher apakah itu..?

Voucher film 5 cm
Di dalam dompet saya, sudah tiga minggu ini tersimpan rapi voucher nonton gratis Film 5 cm. Film yang culup meledak, karena baru sepuluh hari diputar di bioskop, tapi sudah menjaring sejuta penonton. Wow! Salut ! 

Syutingnya pun, di tempat nun jauh yang sulit di jangkau, di daerah pengunungan.  Artis dan kru filmnya sampai 15 hari syuting disana. Mandi, makan dan buang hajat pun dilakukan di atas ketinggian nan angker itu. Bahkan, katanya, sih, ada salah satu artis yang ikut main di film tersebut berinisial RS, beberapa hari gak mandi selama di sana karena dingin. Hahaha... Untung masih terlihat cantik ya....

Film 5 cm. Sbr foto;disini
Nah, ada yang mau voucher film 5 cm yang saya saya dapatkan dari ikut berpartisipasi memeriahkan acara disalah satu tabloid ternama? 

Jangan dilihat dari nominalnya yang cuma Rp25 ribu, ya, tapi lihatlah dari perjuangan kita hingga akhirnya bisa mendapatkan voucher itu. Jiaahh....

Btw, kenapa voucher itu belum digunakan juga sampai sekarang ? Salah satu alasannya karena saya tak terlalu suka dengan yang namanya nonton (Bioskop).  

Entah kenapa, bagi saya hal itu hanya menghabiskan waktu saja. Saya mending memilih nonton konser musik, menghadiri undangan launching product, nonton acara hiburan di TV, mendengarkan radio atau jalan-jalan, ketimbang nonton film. 

Kecuali kalau film itu meledak, ya, seperti Titanic, Armagedon, 2012, atau film-filmnya mantan pacar saya, Jason Statham, nah itu baru saya mau nontonnya. hahahha...

Jason Statham, Idola saya. Sbr foto;disini

Yuhuu.....
Ngomongin soal kertas bermanfaat itu, sampai sekarang petualangan saya untuk terus berburu voucher tak pernah berhenti. Alhamdullilah, baru-baru ini, saya menang hadiah lagi, karena memberikan cerita tentang permasalahan yang sering terjadi pada rambut. Kuis itu diadakan oleh Website on line majalah Femina yang disponsori oleh Shampoo Anti ketombe, Selsun. Hadiahnya adalah paket produk senilai 350 ribu rupiah. Asoy dah!


Wow, banyaknya Shampoo Selsun yang kudapat

Lumayan, buat keperluan shampoo selama 6 bulan, hehehe. Hari selasa 8 Januari 2013 lalu, saya mengambil hadiahnya ke Gedung kodel Femina lantai 7, di kawasan Rasuna Said.  Pas saya buka paketnya...wah.. banyak banget varian shampoo dan ukurannya. Eh, yang bikin surprise, rupanya dalam paket itu terselip dua lembar voucher dari MAP, masing-masing senilai 50 ribu. Asyiik..! Senangnya... 
 
Voucher MAP dari Shampoo Selsun
Ehmmm..
Hari itu, rupanya hari keberuntungan buat saya. Kenapa? Tak sampai berselang satu jam saya meninggalkan gedung Kodel Femina, tiba-tiba ponsel saya berdering. Saat itu, saya masih berada di angkot untuk pulang. Nomor yang cukup familiar, keluar di layar handphone. Ya, itu dari Femina. 

Empat Voucher Hard Rock Hotel, Bali
Benar, seorang wanita muda bernama Eka Sari Muda, sekretaris redaksinya Femina, mengabarkan, bahwa saya mendapatkan voucher Hard Rock Hotel, Bali. 

Voucher yang saya dapat ada 3 macam.  Voucher untuk menginap satu malam di Hard Rock Hotel, 1 voucher dinner dan 1 voucher reflexiology 60 menit, masing-masing untuk dua orang. Wow! Surprise disiang bolong...

Sayangnya, saya sudah meninggalkan Gedung Kodel Femina, gedung tempat semua para pemenang kuis mengambil hadiah yang diadakan oleh beberapa majalah yang tergabung dalam femina group itu. Andaikan telephone pemberitahuan tadi lebih cepat 30 menit saja, mungkin ya, sekalian saja saya langsung ambil vouchernya, biar gak bolak balik, gitu. Tul, gak..?

 
Memegang Voucher Hard Rock Hotel, Bali
Oh, ya, saya mendapatkan voucher  hotel idaman yang keren itu, karena berhasil menjawab pertanyaan tentang apa Best Moment terbaik saya selama  tahun 2012 kemarin. 

Jawaban saya terpilih dari 273 cerita/ tulisan yang masuk ke website on line Femina, selama kurun waktu dua minggu.

Yes...! Kini voucher bergengsi itu sudah ditangan saya. Kini, tinggal menentukan kapan akan bertolak ke Pulau Dewata. Pulau yang belum pernah saya sambangi, disaat semua penduduk dunia ini menuju ke sana, eh, malah saya belum pernah. Mungkinkah dengan cara ini saya ke Bali?? Semoga......

Cantiknya Pura Tanah Lot,Bali. Sbr foto;disini

Jamannya facebook, twitter, media online/website, membuat para produsen sibuk promosi dengan cara memberikan kuis-kuis yang menjanjikan hadiah menarik melalui jejaring sosial yang mereka miliki. Sayapun ikutan latah. 
Gimana nggak, tiap hari duduk di depan kompi kantor, jadi rugi ding kalau gak coba diikuti. Sembari kerja, ya intip-intip jejaring sosial buat ikutan kuis. So, setiap ada kuis, mau hadiahnya voucher kek, uang kek, atau benda elektronik, produk kecantikan, atau sekedar bingkisan kecil dari perusahaan makanan, kalau pas saya lagi ngeliat dan standby di kompi, pasti saya ikuti. 

Kata orang sih, iseng-iseng berhadiah, hehehe. Gak apa-apa, toh? Asal itu positif dan tidak merugikan orang lain, plus tidak mengganggu ritme kerja, tsaaah.......

Nah, dari keberuntungan atau keuntungan yang saya ceritakan diatas? Adakah ruginya dari mengikuti sebuah kompetisi? Entah itu kuis atau perlombaan? Gak ada, kan? Semuanya hanya untuk kesenangan semata. Dan kebetulan ada keberuntungan yang terselip di dalamnya, dari keisengan demi kesenangan itu.

Jadi, mari kita berburu voucher, kertas bernilai yang bermanfaat, namun tak mudah mendapatkannya, karena mesti bersaing dengan banyak orang. 

Ragam Voucher dari MAP

Sumbr fotoe dan Kosi Pri

25 comments :

  1. Waaahhh vouchernya banyak bgt mbakk :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha, kebetulan aja Vit, makasih ya...

      Delete
  2. mebuka wawasan saya tentang vocer, makasih mbak.. jangan lupa sebagian hak orang miskinnya...hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih Lia, iya, pastinya ada sebagian hak orang miskin..Makasih ya sdh mengingatkan, hehehe...

      Delete
  3. Replies
    1. Hai Galih...terimakasih sdh mampir...Iya, kebetulan lagi mujur aja, hehehe...

      Delete
  4. Replies
    1. Hai MAs Chodirin, ..kebetulan aja mas si Dewi Fortunanya lg mampir ke saya, hehehe..Makaihi sdh mampir...hehehe

      Delete
  5. Ya ampuuunnnnn Mbak. kebanjiran voucher kayaknya. Aku baru dapat sekali doang, voucher MAP yg seratus 5 lembar.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Sofia... iya ..kebetulan lagi beruntung aja..heheh..Wah kamu dapet lima lembar voucher MAP itu jg sdh sesuatu lo, hehehe...

      Delete
    2. Cara mendapatkan voucer MAP gimna mba ?

      Delete
  6. saya punya 1 nih hehehe tp yang 100rb... :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdullilah, walalu cuma punya satu, itu sdh rezeki Mas, hehehe....

      Delete
  7. Mbak ekaaaaa...aku tersesat di blog ini setelah mencari voucher map di google...aku dapat ilmu banyak disini... Dan aku baru tau kalo Mbak Eka ternyata gendut dulu...hehehe..sekarang udah spt artis ...mbak aku juga demen ama si Jason itu loh...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihihihi....Alhamdullilah sdh tersesat ke sini mbak...wah, mbak Dwi lagi nyari2 info soal voucher MAP ya... ehem..baru dapet rezeki nih kayaknya ya, hehehe

      Delete
  8. senangnya bisa dapet voucher banyak tuh mbak. Klo aku voucher belanja carrefour, hypermart, pizza hut yg pernah dapet dari hasil ikutan survey online, iseng2 buat ngisi waktu online inet hehehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehee, iya aku juga pernah dapet hadiah ngisi survey, tapi produk sih hadiahnya, ..makasih Vivi...

      Delete
  9. Manfaat banget bacaanya mba eka, jadi pengen dapet banyak voucher kayak mbak nyaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Trimakasih mbak Awalia... mari sama-sama berburu voucher lagi yuk, hehehe

      Delete
  10. kaka cantik :') setahun yang lalu kan aku dapet hadiah ulangtahun, voucher MAP gitu 100 ribu. nah aku mau nanya, kan sebelum nya aku belum pernah dapetin voucher voucher kaya gini ya. gimana cara nukerin nya? hiks katro banget ya aku.. apa langsung di kasihin aja voucher map nya pas mau bayar? gak ada persyaratan lain yang mengharuskan belanja dulu minimal nominal berapa gitterus sekarang masih bisa di pake emang? soalnya aku dapet setahun yang lalu wkwk.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai, Indira, tak ada syarat untuk gunakan voucher MAP, langsung saja diberikan ke kasir/outlet sesuai dengan harga barang yang kamu beli. Dengan catatan, outlet itu harus ada kerjasamanya dengan voucher MAP dong ya. Kan banyak tuh outlet mana saja kamu bisa belanja dengan voucher MAP. Kalau aku sih biasa di SOGO, hehehe. Dan voucher ini gak ada batas waktu/no limit,jadi bisa digunakan kapan saja. Selamat belanja ya, hehehe

      Delete
  11. hii kak.. mau nanya, kalau belanja total misal 600.000 apa bisa menggunakan voucher (100.000 sebanyak 6 lembar) dalam satu toko? atau gimana? makasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau belanja total misal 600.000 apa bisa menggunakan voucher (100.000 sebanyak 6 lembar) dalam satu toko, iya bisa, Nely :))

      Delete
  12. Mba cara mendapat voucher MAP gimana ya mba?

    ReplyDelete
  13. Mba cara mendapatkan voucher MAP gimana sih??

    ReplyDelete

Hai teman-teman...

Silahkan tinggalkan komentar yang baik dan membangun ya....Karena yang baik itu, enak dibaca dan meresap dihati. Okeh..?